Artis Edies Adelia Ajukan Penangguhan Penahanan

Jakarta – Mulya Harja, pengacara artis Edies
Adelia dalam sidang perdana pembacaan dakwaan tindak pidana pencucian
uang mengajukan penangguhan penahanan kepada majelis hakim. “Yang mulia majelis hakim, dengan surat ini kami menyampaikan permohonan
penangguhan penahanan terhadap klien kami,” kata pengacara Edies, Mulya
Harja dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2014).

Usai sidang, Mulya mengatakan, Edies layak mendapatkan penangguhan
penahanan atau paling tidak pengalihan status penahanan menjadi tahanan
rumah atau tahanan kota. “Dari fakta-fakta yang terungkap
dari persidangan suami Edies, Ferry Setiawan, kliennya tidak pernah
mengetahui sama sekali perbuatan suaminya,” katanya.

Dia menambahkan, hal yang diketahui oleh kliennya adalah Ferry berprofesi sebagai pengusaha batu-bara. “Sehingga wajar kliennya menerima nafkah rata-rata Rp100 juta setiap bulannya,” katanya. Mengenai dasar hukum penangguhan penahanan, dia menyebutkan tiga
pasal yang dia gunakan sebagai pertimbangan ke majelis hakim.

“Pasal 31 KUHAP memungkinkan setiap terdakwa mengajukan permohonan
atau pengalihan status penahanan, Pasal 21 yang berkaitan dengan
alasan-alasan penahanan, serta Pasal 22 mengenai macam-macam penahanan,”
katanya. Pengacara Edies yang lain, Ina Rahma mengatakan optimistis majelis hakim mengabulkan permintaan mereka. “Entah nanti dikabulkan menjadi tahanan rumah atau tahanan kota itu kewenangan majelis hakim, kami tetap optimis,” katanya sebagaimana dilaporkan kantor berita Antara, dilansir covesia.com.

Dalam sidang perdana, Rosnia Ismawati Nur Azizah alias Edies Adelia
didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum karena dinilai mengetahui dan menerima
uang hasil kejahatan suaminya Ferry Ludwankara Setiawan dalam kasus
penipuan dan tindak pidana pencucian uang dalam investasi batu-bara
fiktif.

Dalam dakwaannya jaksa mengatakan, Edies telah
menerima tas mewah Hermes, mobil Alphard hingga uang sebesar Rp100 juta
tiap bulannya yang berasal dari tindak kejahatan Ferry. Ferry sendiri telah diputus bersalah dalam pengadilan dan divonis lima tahun penjara pada 9 September 201. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

15 − 15 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password