Unik, di Warung Nasi Batigo Pelanggan Bisa Ambil Sendiri Sesuai Isi Kantong

Unik di Warung Nasi Batigo Pelanggan Bisa Ambil Sendiri Sesuai Isi Kantong Prasmanan lengkap dengan harganya di Warung Nasi Batigo, Selasa (12/9/2022)(Foto: Covesia/Pariyadi)

Covesia.com - Masyarakat Indonesia khususnya Sumbar tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya rumah makan padang atau ampera.

Biasanya rumah makan atau ampera apabila ada pelanggan yang datang akan menanyakan mau lauknya apa dan akan diambilkan oleh pegawai rumah makan.

Adapula yang bertipe prasmanan (Ambil sendiri) namun kadang kala kita tidak tau berapa harga yang kita makan.

Namun ada yang unik dengan salah satu tempat makan yang baru di Kota Padang.

Warung Nasi Batigo merupakan terobosan Kafe Kupi Batigo yang menyediakan menu makanan dengan harga murah.

Warung yang bertipe Prasmanan itu berlokasi di Jalan Ahmad Dahlan No 19, tepatnya di depan Masjid Raya Sumbar.

Pasalnya, setiap menu yang dijajakan telah diberi label harga. Sehingga para pelanggan dapat memilih dan mengambil menu yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pemilik Kafe Kupi Batigo Yulviadi mengatakan, ide untuk membuat terobosan dengan menyediakan warung prasmanan tersebut karena biaya hidup saat ini yang semakin tinggi.

"Kita menghitung anggaran menu komplit sudah dengan nasi dan lauk tak lebih dari Rp15 ribu, pengunjung bisa menikmati menu komplit tersebut. Kemudian pengunjung bisa langsung mengambil makanan sendiri yang telah kami sediakan," katanya, Senin (12/9/2022).

Yulviadi menginformasikan, untuk untuk menikmati sajian makan siang secara prasmanan, pengunjung bisa mendatangi Kafe Kupi Batigo mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB.

"Sambal yang kita sajikan juga beraneka ragam, selain ayam dan ikan, kita juga menyediakan belut goreng, ikan puyu, ikan karang asin asli Mentawai dan menu lainnya, yang jelas kita akan mengakomodasi kultur daerah sumbar" tuturnya.

Sementara salah seorang pengunjung, Ahmad mengaku puas dapat menikmati berbagai menu masakan rumahan dengan harga yang murah.

Menurutnya, cara penyajiannya juga dengan prasmanan, membangkitkan kenangan tersendiri bagi dirinya saat menempuh pendidikan di sebuah PTN di Kota Padang.

"Disini kita bebas mengambil nasi dan sambal sesuai takaran kita. Membeli makanan secara prasmanan seperti ini mengingatkan kepada kenangan ketika sekolah dulu yang jarang dijumpai hari ini," katanya.

(adi)


Berita Terkait

Baca Juga