620 Anak Dapatkan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Indovac di RSUP M Djamil Padang

620 Anak Dapatkan Uji Klinis Vaksin Covid19 Indovac di RSUP M Djamil Padang

Covesia.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang bersama PT Bio Farma mengadakan acara Gebyar Uji Klinis Vaksin Anak Biofarma (Indovac), Rabu (16/11/2022).

Uji klinis vaksin ini juga didukung dari kerjasama antara RSUP M Djamil dan Universitas Andalas (Unand) serta vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma dan Baylor College of Medicine.

Direktur Umum SDM dan Pendidikan RSUP M Djamil Padang, Dr dr Dovy Djanas dalam sambutannya menjelaskan, pada saat uji klinis ini melibatkan 620 anak-anak dalam mendapatkan vaksinasi Covid -19 dengan merek Indovac.

"Uji klinis ini dimulai 9 Oktober 2022 lalu, melibatkan 620 orang anak. Sebanyan 500 anak mendapatkan vaksinasi di RSUP M Djamil, sisanya di RS Unand," ucapnya.

Lebih lanjut, Dovy Djanas menambahkan, uji klinis di dua rumah sakit ini merupakan pencapaian besar dilakukan oleh dua rumah sakit ini karena dapat bekerjasama dengan BUMN seperti PT Bio Farma.

"Ini termasuk pencapaian terbaik yang dilakukan kedua rumah sakit sebab bisa bekerjasama dengan PT Bio Farma," ujarnya.

Dovy menerangkan vaksinasi Covid-19 tidak hanya penting untuk dewasa tapi juga pada anak-anak untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid.

Pengembangan vaksinasi Covid-19 merupakan modal besar untuk menuju masyarakat yang lebih sehat dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. 

"Selain vaksin, kesadaran terhadap kesehatan seperti kebiasaan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, serta menjaga kebersihan lingkungan dan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi juga gebrakan untuk pengembangan kualitas hidup," terangnya.

Dijelaskan Dovy, secara global sebanyak 4,6 juta kasus dilaporkan pada 3 Juli 2022. Selama pandemi dari 27 Juni hingga 3 Juli 2022, lebih dari 546 juta kasus yang dikonfirmasi dan 6,3 juta kematian dilaporkan akibat Covid-19. 

Sementara di Indonesia per tanggal 14 November 2022 sebanyak 6,5 juta kasus dilaporkan. Angka ini dapat menurun melalui peningkatan daya tahan tubuh dengan produksi vaksin Indovac yang diciptakan di dalam negeri dan merupakan kebanggan bangsa Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasikan uji klinis ini dilaksanakan di RSUP M Djamil dan RS Unand. Kita berharap, kedepan vaksin ini dapat menjadi pemutus rantai Covid -19 di Indonesia, dan dunia," tambahnya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Andalas (Unand), Uyung Gatot S. Dinata, MT karena sudah diberi kepercayaan untuk uji klinis di Unand. 

"Terima kasih kepada Bio Farma dalam mempercayakan uji klinis tahap tiga ini kepada kami. Kami berharap, apa yang kita lakukan dapat berguna bagi nusa dan bangsa," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy yang ikut dalam pembukaan gebyar mengucapkan terimakasih karena menunjuk RS Unand dan RSUP M Djamil Padang sebagai tempat uji klinis vaksin Covid-19 untuk anak.

"Saya mengapresiasikan Sumbar ditunjuk untuk uji klinis dari vaksin Covid 19 IndoVac. Kita berharap, kedepan, mengurangi import vaksin Covid -19 yang dilakukan, dan memanfaatkan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri," ucapnya.

Audy mengatakan dengan adanya produksi vaksin Covid-19  dalam negeri dapat membantu neraca perdagangan Indonesia di kancah dunia.

"Jika import berkurang, tentu akan menumbuhkan pertumbuhan ekonomi di tingkat nasional" tambahnya.

Sebagai informasi, Vaksin Indovac merupakan vaksin pengembangan PT Bio Farma dan Baylor College of Medicine. Vaksin Covid-19 Indovac pada saat ini memasuki tahapan uji klinik fase III.

Pada fase uji klinik, vaksin ini rampung dilaksanakan di empat pusat studi, yakni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia, FK Universitas Diponegoro Semarang, FK Universitas Andalas Padang, dan FK Universitas Hasanuddin Makassar dengan total 4.050 subyek relawan secara nasional.

Vaksin yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari Badan POM pada 24 September 2022 dan mendapatkan sertifikasi halal dari MUI ini sudah disuntikkan pertama kali pada 13 Oktober 2022 lalu.

(adi)

Baca Juga