BerandaLifestyleKisah Kakek 71 Tahun yang Viral di Tiktok, Terinspirasi dari Mahfud MD

Kisah Kakek 71 Tahun yang Viral di Tiktok, Terinspirasi dari Mahfud MD

- Advertisement -

Covesia.com – Pantai Padang hampir selalu ramai, apalagi jika hari libur. Masyarakat memanfaatkan waktu luang tersebut untuk sekadar berolahraga, menyalurkan hobi dan untuk menikmati suasana di pantai.

Pagi itu langit cerah, warna birunya memantul ke laut. Meski baru pukul 07:30 WIB pagi sudah ramai yang memancing ikan di Pantai Purus. Covesia.com tengah menunggu kedatangan seorang kakek yang viral di media sosial (Tiktok).

Akun tiktoknya @kakek_50.tik.tok ramai yang menonton setiap kakek melakukan siaran langsung. Meski sudah tidak muda lagi kakek hampir setiap hari membagikan vidionya.

Pagi itu kakek datang dengan sepeda merahnya, menggunakan topi, baju rompi, dan tas hitam. Kakek terlihat menyapa para pemancing di pantai Purus dan berkeliling.

Selang beberapa waktu kakek tampak mengeluarkan handphonenya. Duduk di antara batu-batu. Saat dihampiri kakek melemparkan senyumnya.

“Nama kakek Taswir, asli Bukittinggi dan besar di Padang. Kakek dulu sering berpindah-pindah bekerja, ke Medan, Jakarta juga Lampung,” ujarnya.

Kakek bercerita, baginya bermain tiktok adalah sekadar hiburan. Apalagi di usianya yang sudah mencapai 71 tahun sudah banyak waktu luang.

“Apa salahnya menghibur orang lain, kebetulan saya tau berbagai aplikasi di media sosial. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, dan tiktok,” imbuhnya.

Semua orang tentunya berhak mengekspresikan dirinya, termasuk Kakek Tawir. Dia mengaku terinspirasi membuat akun tiktok karena melihat vidio Mahfud MD sedang berjoget, goyang ubur-ubur.

“Ternyata orang yang sudah berumur juga bisa menggunakan tiktok. Ya saya coba dan ketagihan bikin vidio,” tambahnya.

Kakek Taswir mengaku sudah membuat akun tiktok di bulan Januari. Meski dahulu sekolahnya tidak tamat SMP namun sangat suka membaca.

“Saya sempat menjaga warnet, jadi tahu tentang sosial media. Saya bertanya pada anak saya bagaimana menggunakannya dan sekarang sudah bisa,” jelasnya.

Berbagai jenis vidio diunggah kakek ke akun tiktoknya. Mulai dari kegiatan sehari-hari, mengaji, lipsing lagu dangdut, dan vidio tentang keluarganya.

Namun kakek juga bercerita bahwa dirinya sempat dimarahi oleh anaknya karena main tiktok. Tapi karena saya suka diubah saja postingan tidak ada joget lagi, hanya siaran langsung dan menjawab pertanyaan netizen.

“Saya tak menyangka bisa viral dan banyak yang menonton vidio yang saya buat. Ada netizen ya g meminta untuk siaran langsung, saya lakukan, dan follower semakin bertambah,” ujarnya.

Berbagai hal didapatkan kakek dengan bermain tiktok. Ada hal baik tentunya juga ada yang tidak mengenakkan hati.

Diantaranya kakek dikirim baju oleh penontonnya, dibelikan paket internet, bahkan juga ada yang mengirim sejumlah uang untuk kakek bertahan hidup.

Di tiktok kakek mengaku juga banyak yang menghujatnya. Mulai dari berkata kurang hiburan di waktu muda, dan kata-kata kasar lainnya.

Awalnya kakek sempat bersedih, menangis membaca komentar tersebut. Namun dari netizen yang lain malah menghibur dan meminta kakek tidak usah baca komentar negatif. Ada juga yang menyemangati kakek.

“Akhirnya kakek cuek saja dengan netizen yang menghujat, dan fokus pada mereka yang mendukung kakek,”ujar kakek yang lahir tahun 1950 ini.

Kakek mengatakan memiliki 4 anak. Semuanya sarjana dan sudah berkeluarga. Kakek tinggal dengan istri, namun sang istri sering ke rumah anaknya.

Meski saat ini kondisi kakek tidak sesehat waktu muda karena mengalami asam urat, kakek tetap semangat membuat vidio-vidio.

Di usianya yang senja kakek mengatakan akan terus berusaha bermanfaat dan produktif. Keinginan terakhirnya yang belum terwujud adalah ke Mekkah.

“Daokan Corona ini segera berakhir ya, kakek ingin umroh,” pungkasnya.
(lia)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -