Anda Sering Makan Larut Malam? Wasapadai Akibatnya

Anda Sering Makan Larut Malam Wasapadai Akibatnya Ilustrasi

Covesia.com - Banyak faktor yang menyebabkan seseorang sering merasa lapar saat malam hari atau lewat tengah malam seperti pola tidur yang berantakan dan tidak teratur hingga dorongan hormon dalam tubuh. Atau bisa juga disebabkan oleh kebutuhan kalori yang belum tercukupi biasanya terjadi karena porsi makan malam terlalu sedikit atau karena belum sempat makan malam.

Hal ini menyebabkan seseorang makan apapun yang diinginkan, bisa makanan cepat saji, makanan instan, hingga makanan manis. Memang makan merupakan solusi terbaik untuk menghilangkan rasa lapar. Tetapi seseorang harus lebih bijak untuk memilih makanan untuk dikonsumsi tengah malam. Untuk menghindari masalah kesehatan yang timbul seseorang dapat memilih cemilan sehat yang aman untuk dikonsumsi malam hari.

Beberapa hal yang terjadi pada tubuh saat seseorang makan larut malam sebagaimana dilansir dari detik.com.

1. Bisa Menaikkan Berat Badan 

Ketika seseorang merasa lapar pada malam hari, ia akan memilih makanan yang instan dan praktis seperti mengkonsumsi mie instan atau membeli makanan via aplikasi online. Makanan instan dan cepat saji tersebut sebenarnya justru membahayakan tubuh dan dapat berefek buruk pada kesehatan.

Makan tengah malam berpengaruh terhadap berat badan, terutama jika makanan yang dikonsumsi tidak mengandung nutrisi baik. Sebenarnya, makan di malam hari boleh saja dilakukan asalkan memang memilih makanan dengan kandungan nutrisi tinggi yang memang diperlukan oleh tubuh. Kebanyakan orang memilih makanan tinggi kalori seperti mie instan, pizza  yang tentunya justru menimbulkan dampak buruk bagi tubuh.

2. Pencernaan Terganggu

Ketika seseorang makan tengah malam biasanya ia akan langsung tidur, hal itu akan menggangu proses pencernaan. Posisi tubuh yang paling baik untuk mencerna makanan ketika kondisi seseorang sedang duduk atau berdiri tegak. Karenanya, menurut Mayo Clinic, beberapa orang yang langsung rebahan setelah makan tengah malam menyebabkan mereka mengalami penyakit asam lambung karena makanan akan mengalir kembali ke kerongkongan dan memberikan refluks asam.

Untuk membantu proses pencernaan dianjurkan untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan beberapa menit. Jangka waktu tidursetelah makan minimal 2 sampai 3 jam.

3. Kadar Gula Darah Mungkin Berubah 

Makan larut malam tentunya bisa berpengaruh terhadap kadar gula darah seseorang, terutama jika makan makanan olahan yang tinggi karbohidrat, ini bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang berbahaya untuk kesehatan. 

Kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi penderita diabetes karena mereka tidak menghasilkan cukup insulin yang dapat membantu tubuh mengontrol gula darah sekaligus mengelola sebagai sumber energi.

4. Tingkat Hormon Mungkin Menurun

Makan tengah malam juga berdampak pada hormon salah satunya  hormon pertumbuhan bernama kelenjar Pituitari (HGH). Kelenjar inilah bermanfaat untuk membantu pertumbuhan anak-anak serta memperbaiki jaringan otot dan tulang.

Tidur merupakan salah satu kondisi yang akan mengaktifkan produksi kelenjar HGH tersebut. Jika seseorang makan tengah malam, makanan yang mengandung karbohidrat olahan tersebut bisa menekan kadar HGH yang bisa menghambat manfaat kesehatan itu.

5. Beberapa Makanan Bikin Tidur Lebih Lelap

Makan tengah malam ternyata juga bermanfaat meningkatkan kualitas tidur jika ia bisa memilih jenis makanan yang baik dikonsumsi pada waktu tersebut.

Contohnya ketika seseorang makan nasi merah di malam hari. Hal ini dapat meningkatkan kualitas tidur. Ini juga dipengaruhi karena beberapa makanan sehat tertentu dapat meningkatkan kadar serotonin, hormon yang bisa meningkatkan mood seseorang yang sekaligus dapat meningkatkan kualitas tidur. 

(Yuli Suriani)

Baca Juga