Bayi tak Minum ASI Beresiko Terjangkit Pneumonia

Yogyakarta – Para ibu-ibu muda, hendaknya memperhatikan dan mengetahui berbagai manfaat Air Susu Ibu. Karena, bayi yang tidak mendapatkan ASI, mempunyai risiko terjangkit pneumonia.

Penegasan ini dikatakan, Direktur Jenderal
Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan HM
Subuh. “Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang
disebabkan oleh bakteri. Pneumonia adalah penyakit mematikan bagi
balita,” katanya pada seminar ‘Selamatkan Anak dari Pneumonia’, dalam
rangka Hari Pneumonia Sedunia 2014, di Yogyakarta, Sabtu (15/11/2014).

Ia
mengatakan pneumonia adalah pembunuh utama balita di dunia. Korban
pneumonia lebih banyak dibandingkan dengan gabungan penyakit lain
seperti AIDS, malaria, dan tuberkulosis. Menurut Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO), setiap tahun diperkirakan 1,1 juta balita di
dunia meninggal karena pneumonia, sebanyak 99 persen terjadi di negara
berkembang. “Sekitar 60 persen kasus pneumonia disebabkan
oleh bakteri, sedangkan di negara maju umumnya disebabkan oleh virus,”
katanya.

Ia mengatakan hasil Riset Kesehatan Dasar
(Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa insiden pneumonia di Indonesia pada
balita adalah 1,8 persen. Angka ini menurun dibandingkan angka pada
2007, yakni 2,1 persen. “Ada beberapa faktor risiko
terjadinya pneumonia pada balita antara lain bayi yang tidak mendapatkan
ASI, bayi dengan berat badan lahir rendah, bayi yang tidak mendapat
imunisasi terhadap penyakit yang terkait dengan pneumonia,” katanya.

Ia juga menyebutkan, berbagai upaya dilakukan pemerintah. Misalnya, promosi berhenti merokok dan
perluasan kawasan tanpa rokok, penemuan dan tata laksana pneumonia
balita yang diperkuat dengan penemuan kasus sedini mungkin, pelaksanaan
Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di puskesmas.

Selain
itu, penyediaan obat dan peralatan di seluruh puskesmas termasuk
puskesmas di daerah terpencil dan promosi kesehatan tentang deteksi dini
pneumonia dan pentingnya berobat segera. “Upaya lain adalah
pelaksanaan promosi kesehatan yang difokuskan pada mewujudkan perilaku
hidup bersih dan sehat setiap hari dan seumur hidup,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

two × 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password