Ada Zat Adiktif dalam Urine 22 Pejabat Kota Palembang

Palembang – Setelah memeriksa urine 280 pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Badan Narkotika Kota (BNK) Palembang
segera menemukan 22 sampel urine milik pejabat terindikasi mengandung zat adiktif. Dan BNK akan segara menindaklanjuti hasil tes urine yang dimiliki 22 orang pejabat eselon IV, dalam pemeriksaan pada 3 November 2014.

“Kami akan segera melakukan pemeriksaan
lanjutan atau instrumen dari kandungan urine itu guna memastikan apakah
indikasi tersebut dari narkoba atau obat-obatan,” kata Plt Kalakhar
Badan Narkotika Kota Palembang Ismail Ishak, Selasa (18/11/2014) sebagaimana dilaporkan Antara, dilansir covesia.com. Menurut
dia, memang telah dipastikan sebanyak 22 urine pegawai yang masuk
berita acara pemeriksaan oleh Laboratorium Forensik Narkoba Palembang
terindikasi zat aditif.

Namun, pemeriksaan lanjutan baru
bisa memastikan apakah zat aditif tersebut berasal dari narkoba atau
obat-obatan dari dokter, tambahnya. Ia mengatakan sejumlah
obat dokter, seperti obat darah tinggi dan maag juga reaktif terhadap
alat tes pemeriksaan urine sehingga terindikasi mengandung zat aditif. Oleh karena itu, pemeriksaan secara intensif dilakukan guna memastikan kandungan zat aditif tersebut, katanya.

Dia menjelaskan pada Maret pihaknya bersama laboratorium forensik juga melakukan tes urine PNS. Hasilnya ialah hasil tes urine 26 PNS mengandung zat aditif tetapi
setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan ternyata bukan berasal dari
narkoba melainkan obat-obatan dokter, ujarnya.

Ismail
menambahkan kalau memang ditemukan positif narkoba tentunya berkas
pegawai tersebut langsung diserahkan kepada Badan Kepegawaian Daerah
setempat. Selanjutnya akan diterapkan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap pengguna narkoba, tambahnya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

nine + eight =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password