Pisang Bakaran, Motif Khas Batik Barito Utara

Muara Teweh – Akirnya Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah menetapkan pohon pisang bangkaran sebagai motif batik khas setempat.

Pohon pisang bangkaran dijadikan sebagai motif setelah melalui penilaian dewan juri pada lomba desain batik khas Barito Utara. Penciptanya bernama Kurniati Effendi.

Menurut Kabid Perindustrian, Dinas Perindustrian dan Pengelolaan Pasar Barito Utara, Roosmadianor, Selasa (18/11/2014) menuturkan, motif pendukung pohon pisang bakaran adalah modifikasi tanduk beaw dan ulat keket.

Ia menjelaskan, pisang bakaran ini adalah pisang hutan dengan bentuknya tundun, berbuah kecil berwarna hijau. Pisang ini digunakan untuk sayur-sayuran, karena rasanya tidaklah manis seperti pisang biasa, melainkan pahit dan kelat.

Sebagai aplikasi, maka tahun 2015 batik dengan motif pohon pisang bakaran mulai diproduksi. Bahkan rencananya produksi batik Barito Utara juga akan diekspor ke Kalimantan Timur. (gyi)

0 Comments

Leave a Comment

8 − 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password