Di RS M. Djamil Padang, Permintaan ARV Meningkat

Padang – Permintaan obat anti-retrovirus (ARV) untuk mencegah perkembangan Human Immunodeficiency Virus (HIV) penyebab penyakit AIDS di rumah sakit M. Djamil Padang cenderung meningkat.

Humas RS M. Djamil Padang, Gustavianof kepada covesia, Senin (24/11/2014) menuturkan, pihak rumah sakit mencatat jumlah kunjungan pasien yang meminta obat anti – retrovirus guna mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV penyebab penyakit AIDS mencapai 100 hingga 110 orang setiap bulannya.

HIV menyerang manusia dan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Bila tidak diobati, pasien HIV hanya bisa bertahan hidup selam 9 sampai 11 tahun setelah terinfeksi. Penyaluran virus HIV bisa melalui penyaluran semen (reproduksi), darah, ASI dan cairan vagina.

ARV merupakan satu-satunya obat yang dapat mencegah perkembangan HIV ke AIDS. “Oleh sebab itu kita perlu menyalurkan obat-obatan tersebut kepada pasien guna mengurangi angka kematian akibat virus itu,”ujarnya.

Menurutnya, disamping penanganan pasien HIV secara medis, perlu pula dilaksanakan penyuluhan bagi orang-orang yang beresiko tinggi terhadap virus penyakit ini. Kemudian untuk membentengi setiap individu supaya tidak tertular virus tersebut, penting kiranya dilakukan pengecekan darah secara berkala. (def/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

7 + eleven =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password