Beginilah Sistem Penjurian FFI 2014

Covesia.com – Ada yang baru dalam FFI 2014 kali ini, yakni pada sistem penjurian, khususnya film layar lebar. Jika sebelumnya Dewan Juri terdiri dari 5 sampai 10 orang, kali ini panitia melibatkan lebih banyak orang: hampir 100 orang.

Lalu hasil penilian Dewan Juri dikirim langsung kepada Akuntan Publik independen, yakni Deloitte — satu dari empat perusahaan akuntan dan konsultan investasi terbesar di dunia. Dengan model seperti ini, diharapkan tingkat kredibilitas dan obyektivitas hasil penilian dapat terjaga. (baca:Christine Hakim dan Reza Rahadian Ikon FFI 2014)

“Selain itu, dengan makin melibatkan banyak orang, akseptabilitas FFI juga makin meningkat,” kata Ketua Panitia FFI 2014, Kemala Atmodjo, kepada covesia.com, Selasa (2/12/2014).

Disebutkan, Atmodjo, di dalam kepanitiaan pun kami melibatkan sebanyak mungkin pemangku kepentingan perfilman Indonesia. Juga tokoh-tokoh perfilman dan intelektual Indonesia saat ini.

Sebut misalnya, Christine Hakim, Shanty Harmayn, Seno Gumira Ajidarma, Tino Saroenggalo, Irwan Usmar Ismail, dan lain-lain. Begitu pula dalam susunan Dewan Juri.

“Kami mengajak para tokoh dari berbagai kalangan untuk terlibat sebagai Dewan Juri. Sedangkan ikon FFi kali ini adalah Christine Hakim dan Reza Rahardian, dua tokoh perfilman dari dua generasi yang berbeda,” urainya.

Akhirnya, kami berharap sekaligus mengajak seluruh komponen masyarakat untuk aktif dan terlibat dalam menyukseskan acara ini. FFI adalah milik kita bersama. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

twenty + 12 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password