Dewan Kesenian Jakarta: Festifal KABA Layak Dilestarikan

Covesia.com – Pergelaran teater musik ‘Parewa Lima Suku’ yang menampilkan ‘Batampi Tareh’, dan ‘Impessa Dance Company’ yang menampilkan ‘Taratak Nyao’ berhasil memikat perhatian penonton yang hadir di Ladang Tari nan Jombang, Balai Baru, Kota Padang, Sumatera Barat.

Ketua Komite Tari Dewan Kesenian (KTDK) Jakarta, Hartati mengatakan, iven-iven seperti ini memang layak untuk dilestarikan, karena di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya dan tradisi yang kaya akan makna.

“Tradisi atau kebudayaan memang tidak bisa ditafsirkan dalam bentuk, tapi nilai, spirit dan etos kerja merupakan identitas yang paling penting dalam sebuah hasil karya seni,” katanya kepada covesia Kamis, (4/12/2014).

“Kita juga sangat menyayangkan kepada penerus bangsa yang terpengaruh dengan era globalisasi, meniru gaya luar seperti K-Pop atau semacamnya sehingga melupakan akar darimana dia berasal,” sambungnya.

Hartati juga mengatakan, dengan adanya iven KABA Festival ini maka komunitas bisa berjalan dan melahirkan kreatifitas, ide, gagasan dan inovasi sehingga membuat sebuah karya menjadi lebih berarti.

KABA Festival akan berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 3 hingga 5 Desember 2014 di Ladang Tari nan Jombang, Balai Baru, Kota Padang, Sumatera Barat. (def/ary)

0 Comments

Leave a Comment

19 − sixteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password