Menyelenggarakan Festival itu Amanat Undang-undang

Covesia.com – Salah satu pertanyaan orang awam adalah kenapa Badan Perfilman Indonesia (BPI) menyelengarakan festival film, termasuk Festival Film Indonesia (FFI).

Jawabnya, “Ini amanat undang-undang perfilman. Perintah peraturan,” jawab Kemala Atmojo, pengurus BPI yang saat ini sekaligus menjadi Ketua Panitia Pelaksana FFI 2014, kepada covesia, Kamis (4/12/2014). (baca: FFI 2014 Palembang:Apresiasai untuk Rakyat Sumatera Selatan)

Dalam Undang-undang Nol. 33 Tahun 2014, memang disebutkan bahwa salah satu tugas BPI adalah menyelenggrakan festival film. Dalam Pasal 69, disebutkan tugas BPI adalah: a. Menyelenggarakan Festival di dalam Negeri; b. Mengikuti Festival Film di Luar Negeri. c. Menyelenggarakan Pekan Film di Luar Negeri; d. Mempromosikan Indonesia Sebagai Lokasi Pembuatan Film Asing. e. Memberikan Masukan untuk Kemajuan Perfilman. f. Melakukan Penelitian dan Pengembangan Perfilman. g. Memberikan Penghargaan; dan h. Memfasilitasi Pendanaan Pembuatan Film Tertnetu yang bermutu Tinggi.

“Lalu, dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) BPI hal itu dipertegas lagi,” tambah Kemala Atmojo.

Dalam Pasal 5 mengenai tugas BPI, antara lain: a. Penyelenggraan Festival Film Indonesia (FFI) secara berkala setiap tahun; b. Penyelenggaraan Festival-fetival film berskala nasional dan lokal; c. Penyelenggaraan festival-festival bertaraf internasional di Indonesia.

Maka, apabila BPI tidak menyelenggrakan festival, hal itu justru tidak menjalankan amanat undang-undang perfilman.

“Kalau orang awam sih saya bisa mengerti soal kebingungan itu. Tapi kalau orang film tidak tahu, ya itu keterlaluan,” ujar Kemala Atmojo. (cal)

0 Comments

Leave a Comment

nineteen − 9 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password