Ombudsman Sumbar Tangani 230 Kasus

Ombudsman Sumbar Tangani 230 Kasus Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat, Yunafri. (Foto: Fiki Dwi/covesia.com)

Covesia.com - Hingga awal Desember 2014, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) telah menangani sebanyak 230 kasus terkait pelayanan publik. Laporan masyarakat ini umumnya ditujukan kepada Pemerintah Daerah, Kepegawaian, Badan Pertanahan Nasional, Kepolisian, Rumah sakit dan lain-lain.

"Saat ini kendala yang kita alami tidak banyak lagi, hanya saja masih banyak laporan masyarakat yang mengeluh mengenai kesulitan-kesulitan yang dialami mereka, seperti ditolak oleh pihak rumah sakit. Masyarakat bisa melapor kepada Ombudsman," sebut Kepala Ombudsman Perwakilan Sumatera Barat, Yunafri kepada covesia.com, Jumat (12/12/2014).

Berdasarkan laporan tersebut Yunafri menjelaskan, Ombudsman akan membantu untuk mengklarifikasinya. Namun sebaiknya, setiap kasus-kasus yang akan diklarifikasi oleh Ombudsman, masyarakat diminta melapor dulu ke instansi tersebut, kecuali kasus yang harus ditindak cepat seperti masalah nyawa," sebutnya.

Yunafri juga menyebutkan pemerintah seharusnya tidak mempersulit urusan rakyat seperti halnya mengenai perizinan yang harus menunggu lama, karena hal itu akan membuat masyarakat resah dan menjadi tidak nyaman.

Obdusman kata Yunafri adalah lembaga negara yang berwenang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintah.

Termasuk yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan Badan Hukum Milik Negara serta badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (fda/bim)

Berita Terkait

Baca Juga