Serunya Berburu Batu Akik Sambil Menikmati Air Terjun

Covesia.com – Kemana agenda traveling anda Minggu ini? Bagi anda yang ingin menikmati indahnya air terjun dan pemandangan bukit “teletabis” kunjungilah air terjun Lubuk Kumambu. Lokasi objek wisata ini berada di Jorong Gonting Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat.

Objekwisata yang satu ini memang belum banyak yang tau, namun keindahannya mempesona. Air terjun ini tingginya sekitar 35 meter lebih. Airnya sangat bersih dan berwarna biru.

Disamping menikmati air terjun dan pemandangan yang indah, anda juga bisa membawa buah tangan atau oleh-oleh dari Jorong Gonting. Tentu anda terkejut mendengar batu cincin “akiak”.

Batu cincin Gonting kini sudah terkenal, bukan hanya di kabupaten/kota di Sumatera Barat saja. Tapi sudah sampai ke Provinsi Riau, Sumatera Utara dan provinsi lainnya. Kalau ada orang menyebutkan batu “akiak” Pasaman, sudah pasti bahannya berasal dari Jorong Gonting.

Berbagai jenis batu cincin “akiak” ada di Jorong Gonting. Mulai dai batu Lumuik, batu limau manih, batu biosolar, cimpago dan jenis batu lainnya.

Untuk sampai ke lokasi air terjun anda membutuhkan banyak waktu dan tenaga ekstra dengan menyusuri jalan setapak di areal bukit Gonting. Dari Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman menuju lokasi, anda harus menempuh 1,5 jam pakai mobil, kemudian menyusuri jalan setapak sekitar 30 menit.

Namun kalau anda hanya ingin mengetahui dan membeli bahan batu cincin “akiak”, cukup naik mobil 1,5 jam perjalanan saja dari Kecamatan Rao. Anda sudah bisa sampai.

Saat ini hampir setiap hari, para pecinta batu dari berbagai provinsi dan dalam provinsi mendatangi kampung tersebut. Selain menikmati air terjun, mereka juga mencari batu cincin “akiak”.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Haniful Khairi yang sering berkunjung ke objek wisata tersebut kepada covesia.com, Minggu (7/12/2014) menuturkan objek wisata air terjun dan potensi batu cincin “akiak” tersebut sangat luar biasa. Dirinya mengaku setiap ke sana selalu mengoleksi batu cincin berbagai motif.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah agar mengelola objekwisata dan potensi batu cincin “akiak” ini. Karena potensi ini bisa menjadikan ikon objekwisata Kabupaten Pasaman dan Sumatera Barat,” kata Haniful Khairi.

Kalau sudah dikelola dengan baik, tentu nanti akan makin banyak dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun dari luar. Sehingga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Pasaman.

Menurutnya, pengelolaan yang pertama adalah pembangunan jalan dari Jorong Obom menuju Jorong Gonting perlunya peningkatan jalan sepanjang 5 Km tersebut. Saat ini jalan tersebut masih pengerasan, kalau sudah diaspal tentu akan mempermuda wisatawan datang ke Gonting.

“Kita lihat saat ini, sedangkan jalan krekel saja banyak orang yang datang ke Gonting membeli batu “akiak” apalagi sudah diapal. Mereka dari dari Pekan Baru, Padang dan kota lainnya” sebutnya. (man/cal)

0 Comments

Leave a Comment

17 + 18 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password