Polisi Tetap Dahulukan UU Pers dan Beri Mediasi Pihak Bersengketa

Polisi Tetap Dahulukan UU Pers dan Beri Mediasi Pihak Bersengketa Logo The Jakarta Post. (sumber: earthhour.wwf.or.id)

Covesia.com - Polda Metro Jaya mengaku tetap mengedepankan Undang-undang (UU) Pers untuk penyelesaian kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Pemimpin Redaksi (Pemred) surat kabar The Jakarta Post, Meidyatama Suryodiningrat (MS). Namun penyidikan kasus tersebut tetap berjalan karena ada pelapor yang merugikan.

"Penyidikan tetap berjalan. Karena ada pelapor dan ada unsur pasal yang dituduhkan yaitu pasal 156 huruf a. Kemudian UU Pers juga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/12/2014).

Rikwanto mengatakan, penyidik tetap memberikan ruang mediasi antara pelapor dan tersangka. Sebab, bisa saja melalui mediasi akan menemukan jalan keluar. Polisipun menghargai apabila kedua belah pihak bersepakat menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Ada ruang mediasi, silakan saja dilakukan dan itu kita hargai. Bisa saja Dewan Pers sebagai penengah karena kita tetap mengedepankan UU Pers. Terpenting tidak ada lagi tuntutan dari pihak yang merasa dirugikan," katanya. (hat/cal)

Berita Terkait

Baca Juga