50 Seniman Ambil Bagian Dalam Pementasan Sendratari Ramayana

Covesia.com – Sedikitnya 50 seniman serba bisa Pulau Dewata akan ikut ambil bagian dalam pementasan sendratari Ramayana di gedung Natya Mandala Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Sabtu malam. Panggung bertajuk “Mengenang Mpu Seni Karawitan Bali I Wayan Beratha” lansung dihadiri seniman terdiri atas penabuh dan penari.

Rektor ISI Denpasar Dr Gede Arya Sugiartha didampingi Kadek Suartaya S,S.Kar, M.Si mengatakan, ke-50 seniman andal itu sebagian besar adalah dosen lembaga pendidikan tinggi seni yang pernah menjadi murid, mahasiswa maupun bekas binaan dari almarhum Wayan Beratha yang meninggal dalam usia 91 tahun pada 10 Mei 2014.

Dalam pagelaran malam kenangan terhadap Empu Seni I Wayan Beratha yang dimulai pukul 19.30 Wita itu menyajikan tiga buah ciptaan seni pertunjukan dari sekian banyak karya I Wayan Baratha yakni tari Tani, tabuh Kutus Playon, dan sendratari Ramayana.

Empu seni I Wayan Beratha memiliki sumbangsih penting pada seni pertunjukan Bali, karena dalam rentang perjalanan hidupnya, maestro seni karawitan dan tari yang dilahirkan di Banjar Belaluan, Denpasar, tahun 1923 telah mementaskan kesenian Bali ke berbagai negara perjuru dunia.

Pak Beratha, demikian ia selalu disebut secara hormat, dikenal sebagai tokoh pembaharu gamelan kebyar dan pencetus lahirnya sendratari Bali. Jagat seni Bali kehilangan seorang seniman besar yang rendah hati.

“Untuk mengenang jasa luar biasa Pak Beratha sebagai seniman besar seni pertunjukan Bali itulah, di antaranya, kami menyajikan karya-karya beliau kepada khalayak,” ujar Arya Sugiartha.

(ant/zik)

0 Comments

Leave a Comment

fourteen − 6 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password