Kritis, Seorang Relawan Inggris Diserang Ebola Setelah Balik Tugas

Covesia.com – Seorang warga Inggris, Pauline Cafferkey (39), diagnosa virus mematikan atau dikenal dengan Ebola setelah balik dari tugas sukarelawan di Sierra Leone. Kini, kondisi Pauline berada dalam kritis dan dirawat di London Royal Free Hospital.

Menurut perawat Ebola, Volunteer Nurse menyatakan, kalau pasiennya saat ini berada dalam kondisi kritis dan perlu beberapa hari untuk melakukan perawatan. Risiko dari penderita penyakit Ebola yakni menderita gagal organ.

“Beberapa hari ke depan, hidupnya sangatlah penting, namun risiko virus Ebola adalah pembekuan darah yang akan membuat kehidupan pasieen menjadi lebih sulit,” kata Volunteer Nurse, dilansir Mirror, (5/1/2015).

“Hal ini berpotensi survivable, dan itu adalah masalah pasien yang akan ia hadapi dalam waktu yang cukup lama,” ungkapnya lagi.

Pauline Cafferkey terkena virus Ebola setelah kembali ke Inggris dari Sierra Leone dan berkerja disebuah pusat perawatan, untuk membantu para pejuang. Saat ini Pauline telah diberikan obat anti virus yang tidak disebutkan namanya dan plasma darah kepada pasien.

“Tidak hanya para relawan, dokter dan perawat saja yang akan setiap saat bisa terancam hidupnya. Akan tetapi orang-orang dari angkatan bersenjata kita yang bekerja di Afrika Barat juga dalam kondisi yang sulit,” tegas Nurse.

(def/zik)

0 Comments

Leave a Comment

1 × three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password