Batu Akik Sulap Trotoar Jadi Pusat Perdagangan

Covesia.com – Batu akik yang sedang “booming” di seluruh wilayah Indonesia ini, membuat trotoar jalan Ahmad Yani di depan Supermall kota Sukabumi, Jawa Barat, dijadikan pusat perdagangan batu akik yang setiap harinya mencapai omset ratusan juta rupiah.

“Sebenarnya dari dahulu jalan ini sudah menjadi pusat perdagangan batu akik, tepatnya di Gang Tekwan sejak 1965, namun karena pedagangannya meredup banyak pedagang yang beralih profesi,” ujar salah seorang penjual batu akik, Wawan Ridwan, Jumat (8/1/2015).

Menurutnya, ketika sekarang batu akik mulai digemari lagi, banyak pedagang berdatangan, baik yang baru maupun yang sudah lama. Disana, terdapat ratusan jenis batu akik yang dijual mulai dari harga 10 ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Adapun jenis batu akik yang paling diburu adalah Bacan Doko/Palmea, Garut, sabun/kuning, Kalaimaya, black/blue oval dan lainnya. Selain menjajakan batu akik, pedagang juga menyediakan batang cicinnya mulai dari bahan aloy, titanium hingga perak.

Pembeli tidak hanya dari Sukabumi saja, namun ada yang datang dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, bahkan Kalimantan. Hal tersebut membuat pedagang berharap agar pemerintah bisa membangun pusat batu akik yang bisa menjadi ciri khas Kota Sukabumi dan tidak berjualan di trotoar lagi.

Menanggapi hal itu, wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan nanti pihaknya akan membuat pusat kerajinan tangan seperti batu akik tersebut, sehingga wisatawan yang datang dari luar kota tidak perlu susah mencari tempat yang menjadi pusat batu akik.

“Kota Sukabumi merupakan kota jasa dan perdagangan, kami sudah merancang pembangunan seperti pembanggunan Pasar Pelita yang nantinya juga disediakan pusat kuliner dan jajanan lainnya,” ujarnya. (ant/uji)

0 Comments

Leave a Comment

17 + thirteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password