Melirik Pesona Bawah Laut Pulau Batu Tongga, Tuapeijat Mentawai

Covesia.com – Siapa yang tak kenal dengan Kepulauan Mentawai, keindahan panorama gugusan pulau serta potensi bawah laut, membuat Mentawai tak hanya dikenal wisawatan lokal, namun turis asal Mancanegara pun berduyun-duyun datang dan menghabiskan waktu liburan di beberapa Pulau kecil pilihan.

Salah satunya, Pulau Batu Tongga, Tuapeijat Mentawai. Di lokasi ini, keindahan pesona bawah laut dan potensi ombak terbaik di dunia, tentu saja mampu memikat hati setiap pengunjung yang datang. Tak hanya menjadi tujuan wisatawan, lokasi pulau Batu Tongga juga dapat dijadikan tujuan penelitian dan konservasi terumbu karang.

Data yang diperoleh dari kelompok selam Diving Proklamator UBH, untuk sampai ke lokasi pulau ini dari dermaga Tua Peijat hanya ditempuh dengan jarak 15 menit menggunakan boat 80 HP. Batu Tongga memiliki sedikitnya Empat gugusan pulau kecil batu cadas, tidak memiliki pantai dan hanya ditumbuhi zoologi khas batu cadas. Perahu pun tidak dapat berlabuh atau mendekat ke gugusan pulau ini, namun disinilah letak tantangan bagi para penggila selam dan mancing mania.

Dilokasi ini, juga terdapat batu-batu besar yang tersusun rapi, kepadatan terumbu karang relatif kecil, namun diimbangi dengan keberadaan berbagai jenis-jenis ikan hias dan ikan-ikan besar. “Untuk penyelaman, lokasi ini merupakan salah satu lokasi favorit, disamping keunikan terumbu karang, beragam jenis biota laut menambah decak kagum siapa saja, baik yang melakukan penyelaman, maupun hanya bersnorkel,” ujar Indrawadi, Pembina Diving Proklamator UBH.

Pesona bawah air pulau Batu Tongga ini, dapat terlihat mulai dari droff off hingga kedalaman 20 meter. ikan-ikan hias seperti Angel Napoleon (Pomacanthus Xanthometopon), Angel Betmen (Pomacanthus Imperator) dan Angel Doreng (Pygoplites diacanthus), Desjardin’s Sailfin Tang (Zebrasoma Desjardinii), Fox Face – Red (Siganus Magnipicus) dan Powderblue Surgeonfish (Acanthurus Leucosternoon) yang bermain di terumbu karang, menambah eksotis.

“Tak hanya dinikmati, suguhan beraneka macam ikan dan terumbu karang serta wall yang padat digantungi beragam coral, mulai dari soft coral hingga sponge coral, Gorgonial corals besar yang dengan mudah dapat ditemui, dapat dijadikan bahan penelitian lebih lanjut,” papar Indrawadi. (anr/uji)

0 Comments

Leave a Comment

seventeen − 17 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password