Kasus Demam Berdarah di Sukabumi Meningkat

Covesia.com – Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mendata selama 2014 jumlah kasus penyebaran demam berdarah dengue (DBD) mencapai 705 kasus atau ada peningkatan dibandingkan pada 2013.

“Pada 2013 DBD mencapai 570 kasus, adanya peningkatan kasus penyebaran penyakit ini disebabkan musim penghujan yang panjang sehingga masa bertelur atau berkembangbiaknya nyamuk Aedes Aegypti bertambah panjang,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi Irma Agristina kepada Antara di Sukabumi, Minggu (11/12015).

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai penyakit ini, karena dengan musim penghujan yang panjang dan dipastikan akan banyak genangan air yang dijadikan tempat bersarangnya nyamuk. Untuk itu, pemberantasannya pun harus dimulai dari masyarakat seperti menjaga kebersihan pemukiman dan rumahnya masing-masing agar nyamuk tidak bisa bersarang.

Menurut dia, sebenarnya tidak hanya DBD yang harus diwaspadai penyakit di musim penghujan dan menghadapi pancaroba ini seperti Chikungunya dan Inpeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) serta diare. Dari laporan yang masuk kepada pihaknya cukup banyak warga yang tertular penyakit ini.

“Yang harus diutamakan oleh warga agar tidak tertular penyakit ini adalah pemberantasan nyamuk mulai dari sarangnya dan meminum vitamin agar daya tahan tubuh terjaga serta melakukan pola hidup yang sehat dan teratur,” katanya menambahkan.

Irma mengatakan antisipasi yang dilakukan oleh dinkes untuk menekan angka penyebaran penyakit khususnya DBD yakni melakukan pengasapan atau foging di lokasi-lokasi endemis DBD, bahkan dari hasil pendataan mayoritas kelurahan di Kota Sukabumi merupakan daerah endemis penyakit DBD.

Bahkan akibat penyakit ini sudah ada warga yang meninggal dunia karena telat memeriksakan kesehatannya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

10 − three =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password