Gunung Merapi Sudah Ramah bagi Pendaki

Boyolali – Jumlah pencinta alam yang melakukan
pendakian ke puncak Gunung Merapi melalui pintu pendakian di Dukuh
Plalangan, Desa Lencoh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, selama hari
libur ini meningkat. Samsuri (40) anggota Tim SAR Barameru
Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Boyolali, Senin mengatakan jumlah pendaki
ke Merapi pada Sabtu (8/11/2014) malam hingga Minggu (9/10/2014) mencapai 700
orang atau meningkat dibanding pekan sebelumnya hanya sekitar 500 orang.

Menurut Samsuri, meningkatnya pencinta alam yang melakukan
pendakian ke Merapi, karena adaya acara naik gunung massal dari pelajar
seperti Pramuka dan lainnya. “Pendakian massal dari siswa SMK IV Klaten yang diikuti sebanyak 110 orang, dan para pelajar dari Solo,” kata Samsuri.

Selain itu, kondisi cuaca di kawasan Gunung Merapi juga cerah dan
sangat bersahabat dengan pendaki. Meskipun, kawasan puncak kadang
terjadi turun hujan gerimis, tetapi hal itu tidak menyurutkan kegiatan
pendaki. Para pendaki yang melakukan pendakian ke Merapi
tersebut, kata dia, mereka setelah menikmati keindahan panorama
pegunungan kemudian mulai berturunan, Minggu (9/11) siang hingga sore
hari.

Samsuri menjelaskan, timnya terus melakukan pemantauan
terhadap pendaki, sehingga pendataan identitas pendaki selalu dicatat
untuk memudahkan mereka yang tersesat atau hal-hal yang tidak
diinginkan. “Ada tiga pendaki yang sakit di puncak karena
kelelahan, hingga tim SAR setelah mendapat informasi langsung menjemput
mereka untuk dibawa turun atau ke base camp di Dukuh Plalangan,”
katanya.

Samsuri menjelaskan, para pendaki Gunung Merapi datang dari
berbagai daerah antara lain Solo, Yogyakarta, Klaten, Semarang,
Surabaya, dan Jawa Barat. Mereka ada yang menginap dengan mendirikan
tenda di Pasar Bubrah, dan hanya sehari dari pagi hingga sorenya turun. Kendati demikian, pihaknya mengimbau para pendaki agar
mempersiapkan perbekalan secukupnya dan perlengkapan sebelum mereka
melakukan pendakian. Karena, puncak Merapi cuaca sering hujan, berkabut,
dan kadang terjadi angin kencang. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

seven + six =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password