Rokok Elektrik Mulai Digandrungi

Padang- Peralihan masa dari konvensional kepada inkonvensional sudah merambah semua lini kehidupan manusia. Sekarang tidak saja e-

KTP, untuk kebiasaan para perokok pun sudah inkonvensional. Apa itu? rokok elektronik atau e-cigarette.

e-Cigarette di Indonesia memang belum seberapa yang menikmatinya. Namun di negara maju seperti Inggris, pengguna e-cigarette

cendrung meningkat. Pada tahun 2013 mencapai angka 700 ribu orang pengisap e-cigarette.

Dari sejumlah sumber informasi yang dirilis covesia.com, Senin (10/11/2014), untuk menggantikan rokok konvensional, mereka

perokok mulai beralih e-cigarette. Produk ini dianggap jitu karena tidak akan mencemari paru-paru si perokok.

Disamping itu juga menjaga kesehatan orang-orang di sekitarnya. Karena merokok secara konvensional secara tak langsung juga menjadikan

orang-orang di sekitar perokok sebagai perokok pasif.

Hal positif lainnya dengan rokok elektronik ini, tidak menimbulkan bau, tidak ada proses pembakaran sehingga tidak menghasilkan karbon monoksida.

Namun begitu, tentu ada juga kelemahan dari produk ini, karena dia elektronik, maka tidak setiap waktu dapat dinikmati kecuali baterainya penuh. Baterai rokok elektronik dapat diisi ulang selama dua jam.

Apakah anda berminat beralih merokok dari konvensional ke inkonvensional, itu tergantung selera anda. Tapi, yang namanya merokok tetap saja akan ada efek bagi kesehatan anda. (gyi)

0 Comments

Leave a Comment

5 × 1 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password