Vakum 7 Tahun, Festival Pagaruyung Kembali Digelar

Vakum 7 Tahun Festival Pagaruyung Kembali Digelar

Batusangkar - Festival Pagaruyung VI dan Apresiasi Seni 2014 turut diikuti oleh kontingen negara Malaysia.

Kabupaten/kota di se- Sumbar, Aceh Utara, Riau dan Sumatra Utara juga menjadi bagian dari peserta festival yang berlangsung sampai 22 November 2014.

Festival Pagaruyung menyuguhkan seni tradisi seperti randai, kasidah rabana, saluang jo dendang, alua pasambahan, randai taluak kuantan Riau. Pagelaran seni melayu, penampilan seni Tapanuli Selatan serta cerdas cermat budaya.

Datok Undang Naning Kerajaan Malaka Malaysia ke-20 turut hadir memberikan apresiasi terhadap alek (acara) yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Menurutnya,festival ini tidak saja melestarikan budaya Minangkabau tapi juga diharapkan dapat dilaksanakan setiap tahun, karena menjadi momen untuk meningkatkan hubungan antara dua daerah, Kabupaten Tanah Datar dan Malaka.

Sementara itu Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe menuturkan, festival yang kali ini bertema pelestarian dan pengembangan seni budaya masyarakat, mewujudkan seni budaya Luhak Nan Tuo yang berdasarkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sempat terhenti selama tujuh tahun.

Pasca terbakarnyaIstano Basa Pagaruyung 27 Februari 2007, festival pagaruyung tak pernah lagi digelar. "Tahun ini baru kita gelar kembali dan kita berharap tahun depan untuk seterusnya dapat dilaksanakan,"katanya. (gyi)

Berita Terkait

Baca Juga