Tidak Ada Program Baru KIS untuk Kesehatan Ibu dan Anak

Tidak Ada Program Baru KIS untuk Kesehatan Ibu dan Anak Kartu Indonesia Sehat. (sumber: nefosnews.com)

Covesia.com - Mentri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K), mengatakan tidak ada program baru Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk kesehatan ibu dan anak. Namun itu hanyajaminan untuk mendorong masyarakat dapat bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan (nakes) denganfasilitas kesehatan (Fasyankes) yang memadai.

Dalam web resmi departemen kesehatan yang dilansir covesia.com, Senin (8/12/2014), Menkes mengatakan nakes dan fanyankes yang memadai akan mempercepat akses bagi ibu dan bayi dalammemperoleh penanganan yang adekuat apabila terjadi komplikasi.

Ia mengatakan, ada enam hal yang mesti diperhatikan oleh ibu hamil (bumil). Yaitu, perencanaan persalinan dengan baik saat kehamilan, bersalinlah di fasyankes yang berkualitas, mempelajari bagaimana dan kemana harus mencari pertolongan jika ibu dan bayi sakit.

Berikut, memastikan sudah terdaftar menjadi peserta BPJS kesehatan, mengikuti program KB setelah bersalin dan melibatkan keluarga serta masyarakat supaya ikut bertanggungjawab, sehingga dapat memiliki kesadaran bahwa semua dapat melaksanakan upaya pencegahan kematian ibu dan bayi di lingkungan masing-masing.

Menkes menjelaskan, KIS merupakan perluasan cakupan kepesertaan dari fakir miskin dan orang tidak mampu, yang datanya belum termasuk ke dalam jumlah 86,4 juta jiwa penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yaitu: para gelandangan, pengemis, orang dan anak terlantar, penghuni panti dan lembaga pemasyarakatan, serta bayi yang lahir dari peserta PBI.

Menurutnya, KIS memberikan manfaat yang lebih luas dari JKN, meliputi, upaya promotif danpreventif serta deteksi dini yang sebelumnya belum tercover JKN, seperti gizi, imunisasi dan pelayanan Posyandu. (gyi)

Berita Terkait

Baca Juga