Ekspresi Bos Djarum Bambang Hartono Terima Bonus Asian Games 2018 Curi Perhatian

Ekspresi Bos Djarum Bambang Hartono Terima Bonus Asian Games 2018 Curi Perhatian Michael Bambang Hartono

Covesia.com - Michael Bambang Hartono (79 tahun), atlet Bridge peraih perunggu Asian Games 2018 sekaligus orang terkaya se-Indonesia itu tersenyum setelah diberikan buku tabungan oleh Presiden, untuk medali perunggunya di cabor Bridge.

Nama Michael Bambang Hartono sebenarnya sudah tak asing lagi di kalangan pebisnis kelas atas di Tanah Air. Bambang Hartono adalah pemilik perusahaan rokok terbesar di Indonesia, PT Djarum. Ia juga masuk dalam jajaran pimpinan di Bank Central Asia (BCA) bersama sang adik, Budi Hartono.

Bos atau pemilik Grup Djarum itu diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara pada Minggu (2/9/2019). Undangan tersebut merupakan ajang silaturrahmi dan penyerahan bonus dari pemerintah untuk para atlet berprestasi di Asian Games 2018.

Bambang Hartono terima uang bonus Rp 150 juta atas perolehan medali perunggu di ajang pesta olahraga terbesar di Asia tersebut. Bonus itu diberikan sebagai apresiasi dari pemerintah kepada atlet yang berprestasi di Asian Games 2018.

Mengutip dari situs resmi Asian Games 2018, pria berusia 79 tahun ini sudah mulai bermain Bridge sejak berumur 6 tahun. Bambang Hartono juga pernah mendapatkan penghargaan berupa medali emas dari World Bridge Federation (WBF).

Bambang Hartono memutuskan untuk menggeluti olahraga permainan kartu ini untuk menjaga memori otaknya.

"Saya bermain bridge untuk menjaga memoriku tetap tajam," ungkap Bambang Hartono 

Bambang Hartono memiliki kekayaan pribadi sebanyak 16,7 miliar Dolar Amerika Serikat dan menempati posisi orang terkaya ke-75 di dunia.

Meski bergelimang harta, Bambang Hartono tetap menerima uang bonus tersebut. Uang itu bakal digunakan Bambang Hartono seluruhnya untuk mengelola olahraga bridge.

"Uangnya saya akan kembalikan ke bridge untuk pembinaan. Seluruhnya," ungkapnya kepada wartawan di Istana Negara.

Bambang memberikan apresiasi kepada pemerintah atas sistem pemberian bonus tersebut. Pasalnya pemberian bonus sangat cepat tanpa birokrasi yang rumit.

"Bagus sekali, patut diapresiasi karena atlet tidak perlu lagi ke Jakarta untuk balik lagi menerima bonus. Ini sangat efisien," imbuhnya.

Pemberian bonus ini dilakukan Presiden sebelum upacara penutupan Asian Games 2018 pada Minggu malam. Bambang pun  tak segan menunjukkan buku tabungan BRI Britama yang diterimanya.

Para wartawan sempat bertanya kepada Bambang yang diketahui sebagai pemegang saham mayoritas Bank BCA tersebut.

"Oh, kok enggak lewat BCA ya pak?" tanya wartawan.

"Iya ya, iya," jawab Bambang dengan tawa.


(sea)

Berita Terkait

Baca Juga