Viral Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, ini Kata Psikolog

Viral Remaja Mabuk Rebusan Pembalut ini Kata Psikolog ilustrasi

Covesia.com - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan kasus remaja di Jawa Tengah yang kedapatan mabuk dengan menggunakan air rebusan pembalut. Menurut para remaja ini, air rebusan pembalut bisa memberikan efek mabuk atau nge-fly.

Pengonsumsi rebusan pembalut itu rata-rata berusia 13 sampai 16 tahun. Mereka berkelompok antara 6 hingga 10 orang. Selain itu mereka mengaku memilih pembalut bersayap karena kabarnya khasiat "fly" bisa lebih kuat.

Efek "fly" atau "high" dari rebusan pembalut yang digunakan anak jalanan di Jawa Tengah ternyata mengerikan. Rata-rata para penggunanya berhenti setelah meminum untuk kedua kalinya.

Indra Dwi Purnomo, MPsi, Psikolog Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata pernah menangani remaja 14 tahun yang menenggak rebusan pembalut. Remaja itu mengaku dirinya seperti ringan dan halusinasi, namun halusinasi yang mereka alami justru mengerikan.

"Mereka menuturkan fly, kepala ringan, dan halusinasi tapi seram. Mereka sulit menuturkan kengeriannya. Mereka coba dua kali kemudian berhenti," kata Indra dikutip covesia.com dari laman DetikHealth, Kamis (8/11/2018).

Masih dari pengakuan para penenggak rebusan pembalut, mereka kadang mencampurnya dengan obat-obatan lain dengan asal-asalan. Bahkan pernah juga menggunakan pembalut bekas pakai.

"Jadi mereka merebus dan menunggunya sampai dingin kemudian diminum," ujarnya.

"Mereka mengaku efeknya mendekati efek sabu, padahal sebenarnya tidak. Dari sisi psikologis, mereka ini remaja dan sifatnya ingin coba-coba, jadi cari yang menurut mereka murah," pungkas Indra.

"Ada juga yang pakai popok bayi," imbuhnya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga