Konselor Sebut LGBT Gangguan Mental Bisa Disembuhkan

Konselor Sebut LGBT Gangguan Mental Bisa Disembuhkan Ilustrasi

Covesia.com - Konsoler Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Afdal,S.Pd, M.Pd, Kons mengungkapkan bahwa, Lesbian Gay, Biseksual dan Trangender/ transeksual (LGBT) bukan disebabkan oleh keturunan atau gen.  

Sebenarnya, LGBT berkembang karena berbagai macam faktor. Para ahli sepakat ada faktor keluarga (pola asuh yang salah), faktor lingkungan (pertemanan), faktor ekonomi (diiming-imingi sejumlah uang dan sebagainya).

“Saya tidak setuju bahwa LGBT disebabkan oleh kromoson laki-laki ada di perempuan atau sebaliknya,” ungkap Afdal saat dihubungi covesia.com, Kamis, (8/11/2018).

Kata Afdal, yang paling banyak mempengaruhi seseorang sehingga terkena LGBT adalah kondisi lingkungan yang salah.

“Perilaku LGBT tidak akan berkembang bila lingkungannya melarang hal tersebut,” ungkapnya.

Menurut WHO, LGBT bahkan bukanlah sebuah penyakit. Namun Afdal berpendapat bahwa LGBT adalah gangguan mental terhadap seseorang yang bisa disembuhkan melalui treatment konseling.

Lebih lanjut ia mengimbau agar masyarakat tidak menjauhi orang terlibat LGBT. Akan tetapi merangkulnya, mengingatkan kembali dengan menggunakan pendekatan agama, pendidikan, serta psikologis.

“Jangan sampai kita pula yang dirangkul oleh mereka,” tutupnya.

Laila/lif

Berita Terkait

Baca Juga