4 Pemuda Kejang-kejang Setelah Minum Kopi Keliling, ini Faktanya

4 Pemuda Kejangkejang Setelah Minum Kopi Keliling ini Faktanya

Covesia.com - Empat pemuda ditemukan dalam kondisi terkapar di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. Keempatnya terlihat mengalami kejang-kejang setelah minum kopi yang didapatkan dari penjual kopi keliling. Banyak orang yang menduga mereka mengalami keracunan.

Penyebab 4 pemuda terkapar setelah minum kopi keliling

Beberapa warga yang berada dekat dengan lokasi menyebut empat pemuda ini adalah pegawai office boy (OB) dan cleaning service di Mall Living World, Alam Sutera. Mereka saat itu sedang nongkrong dan memesan kopi dari penjual keliling.

Dengan santai empat pemuda ini menikmati kopi dan bermain ponsel, namun setelahnya satu demi satu pemuda ini kemudian jatuh tak sadarkan diri hingga kejang-kejang.

Kondisi para pemuda ini kritis karena mulutnya mengeluarkan busa. Sempat dikira karena keracunan kopi, aparat kepolisian justru menduga jika pemuda ini juga mengonsumsi obat tertentu.

“Hasil pemeriksaan awal diduga para pemuda ini minum obat kerjas berjenis ivat eximer. Obat ini kemudian bereaksi dengan kopi dan membuat efek samping ini. Hanya saja, kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter,” ucap Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander Yurikho.

Bahaya minum obat sambil minum kopi

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk berhenti minum kopi untuk sementara jika memang sedang dalam kondisi minum obat demi menyembuhkan penyakit. Hal ini disebabkan oleh sifat kafein di dalam kopi yang bisa membuat jantung dan otak bekerja dengan lebih cepat. Dikhawatirkan efek ini bisa mempengaruhi kinerja obat atau bahkan memicu efek samping yang berbahaya.

Sebagai contoh, kafein bisa menurunkan kinerja beberapa obat-obatan tertentu. Hal ini berarti, tubuh justru tidak bisa mendapatkan manfaat dari obat tersebut. Kita pun tidak bisa sembuh dari penyakit dengan cepat.

Selain itu, jika kita langsung minum kopi setelah minum obat, maka denyut jantung bisa meningkat dengan sangat cepat. Bahkan, jika kita mengonsumsi obat-obatan berjenis anti depresan, pengencer darah, obat untuk masalah tiroid, dan beberapa jenis antibiotik, bisa saja kita akan mengalami keracunan yang cukup parah.

Kapan waktu yang tepat untuk minum kopi setelah minum obat?

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memberikan jeda sekitar 3 atau 4 jam di antara waktu minum kopi dan minum obat. Hanya saja, jika memang ragu, kita bisa meminta saran dari dokter tentang kebiasaan minum kopi.

Jika memang dokter meminta kita untuk sama sekali menghindari kopi hingga masa minum obat berakhir, sebaiknya kita menurutinya demi mencegah datangnya efek samping.

Pastikan untuk memperhatikan label keterangan obat sebelum meminumnya

Tak hanya sembarangan minum kopi saat masih dalam masa minum obat, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperhatikan label keterangan atau aturan obat yang biasanya tertera pada kemasannya. Tak hanya aturan minum, pastikan untuk mengecek pantangan atau hal-hal yang harus dihindari jika kita meminumnya.

Selain itu, cobalah cek apakah obat ini harus diminum sebelum atau setelah makan. Meski terlihat sepele, waktu minum obat yang tepat bisa mempengaruhi kinerja obat, kesembuhan, hingga kemungkinan munculnya efek samping dari obat-obatan tersebut.

Pakar kesehatan menyebut obat yang tidak diminum sesuai dengan aturan justru bisa membuat kondisi kesehatan menjadi lebih parah. Bahkan, dalam beberapa kasus, bisa jadi memicu overdosis yang bisa saja membuat nyawa melayang.

Terakhir, ada baiknya kita minum obat dengan air putih, bukannya teh, susu, jus, atau minuman lainnya. Hal ini bisa membantu proses penyerapan obat berjalan dengan lebih baik.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga