Ngaku Anggota Marinir, Satpam ini Sukses Kencani Belasan Emak-emak Hingga Kuras Harta Milik Korban

Ngaku Anggota Marinir Satpam ini Sukses Kencani Belasan Emakemak Hingga Kuras Harta Milik Korban

Covesia.com - Mengenal seseorang lewat media sosial memang harus hati-hati. Kita sebaiknya jangan langsung percaya begitu saja. Bisa-bisa kita malah jadi korban penipuan.

Seperti yang dilakukan oleh Eko Tugas Saputro (33), pria asal Desa Sambiroto, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik ini mengaku sebagai anggota Marinir hingga berhasil merayu dan menipu 16 wanita.

Korban rata-rata adalah ibu rumah tangga. Mereka ditipu dan diajak berhubungan badan layaknya suami istri yang sah. Tak hanya itu, pelaku juga menguras harta milik korbanya.

Menurut informasi yang diposting oleh akun facebook Yuni Rusmini Chanel, Sabtu (29/6/2019), pekerjaan asli tersangka adalah security pabrik, alias Satpam.

Modus yang dilakukan adalah dengan memasang foto beratribut anggota marinir lengkap, di akun Facebook bernama Ilham.

Melalui akun Facebook, para korban dirayu dan diajak kopi darat (bertemu),” ungkap Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Solikhin Feri S.IK. ketika memberikan keterangan persnya, Jum’at (29/6/2019).

Satuan Reskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap tersangka setelah ada dua koban yang melapor, yakni LF (31) asal Sidoarjo dan LF (31) asal Mojokerto.

Kasat Reskrim menjelaskan bahwa korban dan tersangka berawal kenalan dan komunikasi melalui akun Facebook yang dipasang profil foto anggota marinir. Mereka (korban,red), selanjutnya melakukan pertemuan dan diajak ke hotel berhubungan dan berhubungan layaknya suami istri.

” Setelah melakukan hal tersebut, korban diajak jalan-jalan naik mobil tersangka, dalam mobil Avanza ini kesempatan membujuk korban yang memakai perhiasan agar dilepas biar tak ada aura negatif,” terang kasatreskrim.

Dengan modus yang sama, saat di swalayan Indomart atau Alfamart, tersangka menyuruh beli minuman. Korban tidak menyadari, perhiasan dan barang lainnya yang ditinggal dalam mobil dibawa kabur.

“Dari pengakuan tersangka hampir setiap korban diperlakukan seperti itu, setelah digauli barangnya dibawa kabur, ” katanya.

Tersangka ditangkap Unit Resmob Polres Mojokerto dijalan raya Pacet Mojokerto, pada Minggu (22 Juni 2019) sekitar pukul 14.00 WIb.

Dari hasil penangkapan barang bukti yang sudah diamankan 1 unit mobil Avansa warna putih Nopol Hb W 1356 Bl, HP merk evercros, uang tunai hasil kejahatan sejumlah 600 ribu, BPKB, giwang mas, anting, gelang mas, cincin mas, gelang mas, serta jam tangan warna hitam.

Atas perbuatannya tersangka terjerat pasal 378 KUHP dan pasal 372 Jo pasal 64 KUHP diancam hukuman penjara empat tahun, “ pungkasnya.

Kepada wartawan, Eko mengaku sudah mempunyai istri, tapi belum dikaruniai anak. Dia berdalih nekat menipu para wanita berusia di atas 30 tahun sekadar untuk berkencan dan mencuri harta korban. Karena penghasilannya sebagai satpam rusunawa tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 

"Penghasilan saya kurang, hanya Rp 1,5 juta sebulan. Hasil penipuan paling besar Rp 2 juta," tandasnya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga