5 Cara Atasi Rambut Gatal Bagi Anda yang Berhijab

5 Cara Atasi Rambut Gatal Bagi Anda yang Berhijab ilustrasi

Covesia.com - Salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh para wanita berjilbab adalah rasa gatal yang muncul di kulit kepala dan rambut. Hal ini tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama jika anda mengenakan hijab sepanjang hari.

Lalu, kira-kira apa saja yang bisa dilakukan untuk mengatasi rambut gatal karena berjilbab? Simak penjelasannya di bawah ini dikutip covesia.com dari laman hellosehat.

Apa penyebab rambut gatal pada wanita berjilbab?

Rambut wanita yang berjilbab akan tertutup sepanjang hari dan rambut baru mendapatkan udara segar saat sudah di rumah.

Ternyata, kondisi tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah pada rambut wanita berjilbab. Kulit kepala dan rambut yang terus menerus ditutup lebih mudah berminyak dan lembab.

Sebenarnya, normal jika kulit kepala mengeluarkan minyak alami (sebum). Hal ini bertujuan supaya rambut anda tidak akan kekeringan. Namun, jika produksi sebum terlalu berlebihan justru akan mengakibatkan kulit kepala gatal. Bahkan gatal bisa kian parah jika ketombe muncul di kulit kepala.

Selain itu, rambut dan kulit kepala yang hampir selalu ditutup jilbab saat cuaca panas lebih mudah berkeringat. Keringat mengakibatkan rambut dan kulit kepala lebih mudah lembab, serta merangsang tumbuhnya jamur.

Di samping itu, beberapa wanita berjilbab seringkali mengikat rambut terlalu kencang. Hal ini juga dapat mengakibatkan timbulnya rasa gatal pada bagian rambut yang tertarik.

Cara mengatasi rambut gatal karena berjilbab

Ternyata, rambut yang selalu ditutupi jilbab tetap membutuhkan perhatian khusus, apalagi jika rambut sudah sering terasa gatal. Mengatasi rambut gatal karena berjilbab dapat dilakukan dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya adalah:

1. Segera melepas jilbab setelah sampai rumah

Setibanya anda di rumah, sebaiknya jangan membiarkan rambut tertutup jilbab terlalu lama. Segera lepas hijab dan ikatan rambut anda. Kemudian, biarkan rambut “beristirahat” dan mendapatkan udara.

Akan lebih baik apabila anda memberikan pijatan ringan pada rambut supaya kepala terasa lebih rileks. Hal ini dapat membantu memperlancar sirkulasi darah di kepala anda.

2. Pastikan rambut kering sebelum memakai jilbab

Cara lain menghindari rambut gatal karena berjilbab adalah dengan mengeringkan rambut sebelum mengenakan jilbab anda. Setelah keramas, pastikan rambut anda sudah benar-benar kering sebelum anda mengikat dan menutupnya dengan kain.

Menutup rambut yang basah dengan jilbab dapat menyebabkan rambut terlalu lembab, bahkan berisiko mengakibatkan munculnya jamur. Hal ini dapat menyebabkan rambut terasa semakin gatal.

3. Pilih bahan jilbab yang tepat

Gunakan jilbab dengan bahan yang sesuai dengan suhu dan cuaca. Apabila cuacanya cukup panas dan terik, hindari menggunakan jilbab berbahan tebal.

Kain berbahan tebal menyebabkan rambut anda tidak mendapatkan sirkulasi udara yang baik, sehingga lebih cepat lembab dan gatal.

4. Pilih sampo dan kondisioner berbahan ringan

Memilih sampo dan kondisioner dengan bahan yang ringan juga dapat membantu mengurangi rambut gatal karena berjilbab. Produk rambut dengan bahan-bahan yang terlalu keras dapat merusak rambut dan kulit kepala.

Pilihlah produk pembersih rambut dengan kandungan bahan yang lembut, seperti minyak kelapa. Anda juga dapat memilih sampo antiketombe dan antijamur yang mengandung pyrithione zinc atau selenium sulfide.

5. Hindari keramas setiap hari

Mungkin Anda berpikir keramas setiap hari dapat membantu mengurangi minyak pada rambut berjilbab. Ternyata, keramas terlalu sering pun tidak baik untuk kesehatan rambut dan kulit kepala.

Terlalu sering keramas dapat mengakibatkan minyak alami di kulit kepala berkurang, sehingga kulit kepala akan semakin kering. Kulit kepala yang terlalu kering juga berpotensi memicu munculnya gatal-gatal.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga