Operasi Caesar, Berapa Lama Waktu Pemulihannya?

Operasi Caesar Berapa Lama Waktu Pemulihannya ilustrasi

Covesia.com - Ada alasan medis dan nonmedis yang membuat ibu menjalani operasi caesar. Salah satu keunggulannya adalah prosesnya yang cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. 

Selain itu, metode persalinan ini juga dapat dijadwalkan oleh dokter sebelum waktu hari perkiraan lahir, atau mungkin dilakukan selama persalinan karena adanya kondisi darurat. Misalnya partus lama, posisi bayi tidak normal, kondisi kesehatan kronis, dan lain-lain.

Pada persalinan caesar, sayatan dibuat di perut dan rahim untuk mengeluarkan bayi. Nah, sayatan tersebut butuh waktu lama untuk bisa sembuh.

Pemulihan operasi caesar

Dibandingkan dengan persalinan normal, operasi caesar butuh perawatan yang lebih lama di rumah sakit, yaitu sekitar 3-4 hari. Pada persalinan normal, umumnya hanya butuh waktu 1-2 hari untuk ibu bisa pulang.

Setelah menjalani operasi caesar, ibu akan diminta untuk tetap berbaring di tempat tidur selama 24 jam. Pada persalinan normal, ibu sudah bisa bergerak seperti duduk, berdiri, dan berjalan dalam waktu 24 jam.

Secara garis besar, pemulihan persalinan normal memang lebih cepat dibandingkan caesar. Pasalnya, luka sayatan operasi caesar butuh perawatan khusus, karena ada kemungkinan terjadinya infeksi yang dapat memperlambat proses penyembuhan.

Pada umumnya, luka jahitan bekas operasi caesar akan pulih dalam waktu enam minggu. Namun, untuk seluruh luka termasuk luka pada rahim biasanya akan pulih lebih lama, bisa sampai dua tahun. Oleh sebab itu, biasanya dokter akan menyarankan untuk memberi jarak kehamilan setelah operasi caesar selama dua tahun.

Beberapa tanda bekas jahitan operasi caesar sembuh antara lain dikutip covesia dari laman klikdokter:

  • Tidak timbul rasa sakit di bekas jahitan
  • Bekas jahitan kering dan tidak mengeluarkan cairan
  • Tidak terjadi perdarahan dari bekas jahitan operasi
  • Ukuran bekas jahitan operasi akan menjadi lebih kecil
  • Warna bekas jahitan yang berwarna merah akan kembali seperti warna kulit semula

Cara merawat luka pasca persalinan caesar

Berikut ini adalah beberapa cara merawat luka bekas operasi caesar:

  • Tetap mandi seperti biasa dan sabuni luka bekas operasi caesar
  • Pastikan luka bekas operasi benar-benar kering setelah mandi
  • Perhatikan tanda-tanda infeksi seperti merah, gatal, bau, luka terbuka, keluar cairan, dan demam
  • Gunakan celana yang tidak terlalu ketat dan berbahan katun yang menyerap keringat
  • Kontrol bekas luka operasi ke dokter 

Selain itu, ibu juga harus istirahat cukup dan menghindari aktivitas berat seperti mengangkat benda berat. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi. Jika semua dilakukan dengan benar, maka dapat mempercepat penyembuhan luka operasi.

Jika terjadi tanda-tanda infeksi, jangan menunda untuk segera kontrol ke dokter. Pasalnya, infeksi luka tersebut dapat menyebar dan menyebabkan keputihan. Jika terdeteksi dini, infeksi bisa segera diatasi.

Tanda-tanda infeksi yang mesti diperhatikan adalah:

  • Nyeri di bekas jahitan
  • Demam dengan suhu di atas 38 derajat Celcius
  • Bekas jahitan tetap tampak kemerahan, bahkan disertai bengkak dan keluar cairan seperti nanah
  • Adanya sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Keputihan yang berbau

Ibu juga umumnya mengalami rasa nyeri beberapa hari setelah operasi caesar. Untuk mengatasinya, bisa dengan dengan mengonsumsi obat antinyeri seperti parasetamol yang aman untuk ibu menyusui. Jika nyeri masih belum teratasi, konsultasikan ke dokter untuk penanganan nyeri yang lebih efektif.

Dibandingkan dengan persalinan normal, pemulihan luka bekas operasi caesar memang butuh waktu lebih lama. Perawatan lukanya pun harus benar-benar diperhatikan. Ikuti cara-cara di atas untuk mempercepat penyembuhan luka. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika menemukan tanda-tanda infeksi atau kesulitan menangani nyeri.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga