Dinkes Sebut Kota Pariaman Aman dari Produk Ranitidin yang Sebabkan Kanker

Dinkes Sebut Kota Pariaman Aman dari Produk Ranitidin yang Sebabkan Kanker Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul

Covesia.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul mengatakan, di kota tersebut aman, tidak ada produk ranitidin yang terdeteksi mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA).

"Kota Pariaman masih aman, tidak ada produk ranitidin mengandung zat yang bisa menyebabkan penyakit kanker," sebut Syahrul, pada Kamis (17/10/2019).

Lanjut Syahrul, produk ranitidin yang bermasalah itu hanya ranitidin injeksi atau cairan untuk suntikan. Setelah dicek ke apotik-apotik yang ada di Kota Pariaman, tidak ada yang injeksi tersebut.

"Karena sudah ditarik oleh produsen-produsen obat tersebut. Sekarang yang masih beredar hanya yang tablet. Sedangkan untuk yang tablet belum ada dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengeluarkan perintah untuk melakukan penarikan," ucap Syahrul.

Dikatakan Syahrul, sebab yang baru ditemukan terdeteksi mengandung zat mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA) hanya yang injeksi.

"Sebagian memang sudah ada dari produsen obatnya yang melakukan penarikan terhadap produk ranitidin yang tambletnya, tapikan dari BPOM belum ada mengintruksikan," katanya.

Diketahui, ranitidin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan gejala penyakit tukak lambung dan tukak usus. Sebelumnya berita yang beredar, BPOM RI sudah melakukan penarikan terhadap produk ranitidin yang terdeteksi mengandung N- nitrosodimethylamine (NDMA). Disinyalir sebagai zat yang bisa menyebabkan kanker.

Kontributor: Peri Musliadi


Berita Terkait

Baca Juga