Agar Tak Jadi Korban Tipuan, 8 Hal ini Penting Anda Perhatikan Sebelum Belanja Online

Agar Tak Jadi Korban Tipuan 8 Hal ini Penting Anda Perhatikan Sebelum Belanja Online ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Saat ini banyak orang lebih memilih membeli barang secara online. Selain tidak perlu capek-capek pergi ke toko dan memilih barang, beberapa keuntungan lain seperti kemudahan dalam belanja karena dilengkapi sistem yang baik, banyak pilihan toko dan barang kebutuhan, harga bersaing, dan proses pengiriman yang cepat juga menjadi alasannya. 

Banyak sekali bermunculan toko online baik itu toko online yang dimiliki oleh perusahaan maupun toko online milik perseorangan.

Namun, masih banyak juga lho orang yang belum tahu cara aman berbelanja di toko online. Kalau tidak hati-hati, kamu bisa tertipu dan rugi. Bisa jadi barang tidak sesuai dengan gambar, atau malah barang nggak datang sama sekali padahal kamu sudah bayar.

Nggak mau kan tertipu dan jadi korban belanja online? Makanya, simak tips berikut ini supaya kamu jadi pembeli yang pintar dirangkum covesia dari berbagai sumber:

1. Pilih situs yang sudah dikenal

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan memilih situs belanja yang terpercaya dan sudah terbukti kualitasnya. Jangan terburu-buru melakukan pencarian melalui search engine misal “beli jam tangan murah”, karena bisa saja mesin pencarian akan mengarahkan kamu ke situs belanja yang kurang terpercaya, apalagi jika sudah melewati banyak halaman dalam search engine tersebut.

Coba tanyakan pada teman mengenai situs belanja apa saja yang bisa kamu gunakan dengan mudah. Pastikan juga kalau situs web ini memiliki reputasi yang baik dan tidak terlalu banyak komplain dari pelanggannya.

2. Perhatikan situs web dengan lebih detil

Jangan sekali-kali belanja apalagi menggunakan kartu kredit sebagai pilihan pembayaran pada situs belanja yang tidak mempunyai SSL (secure socket layer). Biasanya alamat situs belanja seperti ini akan diawali dengan “HTTPS://”, sedangkan situs belanja yang baik hanya diawali “HTTP://” saja. Selanjutnya, jangan pernah berikan informasi seputar kartu kredit melalui email, ya!

3. Baca peraturan kebijakan situs

Kamu suka malas membaca dengan teliti peraturan dalam bertransaksi. Memang sih, bahasanya yang kaku dan isinya yang detail akan membuat kita lebih suka asal pencet “Ya, saya setuju” saja.

Padahal, hanya dengan menyimak peraturan ini kamu bisa mengetahui apa yang harus kamu lakukan ketika kejadian yang tidak menyenangkan terjadi. Misalnya, kalau ternyata barang yang kamu pesan tidak sesuai dengan harapanmu, kamu jadi tahu bagaimana mengembalikannya.

Jika ternyata situs itu tidak menyediakan peraturan tentang pengembalian barang? Kamu jadi bisa lebih hati-hati dan mungkin malah membatalkan transaksi sekalian.

Perhatikan juga bagaimana situs tersebut menjaga data pribadimu. Penting bagimu untuk menyimpan baik-baik segala informasi tentangmu. Kalau kamu nggak suka ditanya tentang identitas diri oleh orang asing di jalan, tentu kamu nggak boleh sembarangan membagikannya di internet, dong?

4. Jangan beritahukan informasi pribadimu

Tidak semua situs belanja online memerlukan informasi pribadi (termasuk di dalamnya adalah tanggal lahir dan nomor penting lainnya) untuk menjalankan bisnisnya. Maka dari itu, isilah beberapa informasi yang menurut kamu penting saja, ya!

5. Sering dianggap remeh, tapi kamu juga perlu lihat review pembeli

Membaca review pembeli atau testimoni pembeli sangat menentukan kualitas produk. Kamu bisa melihat kualitas produk dari komentar-komentar pembeli sebelumnya. Apakah mereka sangat puas dengan produk tersebut atau mempunyai keluhan dengan produk yang dibelinya.

6. Pilihlah situs yang menyediakan  fasilitas pembayaran COD (Cash On Delivery)

Cash on Delivery atau sistem bayar langsung saat kamu terima barang bisa memperkecil risiko pembelian barang secara online. Sistem ini baru menjamur 2 tahun terakhir, dan awalnya hanya untuk kota-kota besar. Tapi kini banyak juga kok situs belanja online yang menyediakan sistem COD di kota-kota kecil di Indonesia.

Kalau daerah tempat tinggalmu memang jauh dari jangkauan area COD, pilih saja jalur pembayaran lain yang aman: kartu debit. Kalau terpaksa memakai kartu kredit, jangan pernah berikan nomor kartumu di surat elektronik. Ada banyak program di dunia maya yang bisa mendeteksi nomor kartu kredit dan melakukan penipuan menggunakan kartu kreditmu!

7. Kalau kamu diminta uang muka (DP), sebaiknya batalkan saja transaksinya

Beberapa penjual akan meminta kamu mengirimkan uang muka (DP) sebelum membeli barang. Kalau begini kasusnya, sebaiknya batalkan saja transaksimu. Ini bisa jadi adalah skema penipuan. Kalau kamu asal percaya, bisa-bisa kamu menjadi korban berikutnya.

8. Simpan bukti transaksimu!

Langsung simpan dengan baik bukti transaksi yang kamu punya. Jangan biarkan tercecer, lebih lagi hilang. Selain itu, simpan juga data tentang deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, serta salinan percakapan elektronik antara kamu dan si penjual. Ketika barang yang kamu terima tidak sesuai dengan harapan, kamu bisa minta ganti rugi dengan gampang.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga