6 Tips Berganti Karir yang Bisa Dilakukan di Usia 40-an

6 Tips Berganti Karir yang Bisa Dilakukan di Usia 40an ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Membuat sebuah perubahan besar dalam hal apapun selalu menakutkan pada awalnya. Baik dalam hal mencoba hobi baru atau mencari pekerjaan baru di industri yang berbeda untuk pergantian karir.

Kata “berubah” mempunyai arti melangkah dalam sesuatu yang tidak kita kenal, dan bersamaan dengan hal ini muncul ketidakpastian dan tantangan dalam transisi kita pada lingkungan yang baru atau pendekatan yang baru.

Perubahan cenderung menjadi lebih berat ketika kita menjadi semakin tua, karena kita cenderung lebih nyaman dengan cara kita dan kurang fleksibel terhadap keadaan-keadaan baru.

Hal ini mengatakan bahwa inilah alasan besar untuk melakukan perubahan ketika kita semakin dewasa, karena hal ini membuat kita lebih waspada dan tidak merasa terlalu puas dan nyaman dengan apa yang sudah kita miliki.

Akan tetapi, anda bisa mengambil langkah-langkah tertentu untuk meminimalisir dan mengatur resiko yang ada jika anda memutuskan untuk mengubah karir anda di masa mendatang.

Berikut adalah enam tips mudah yang sudah kami pilih untuk membantu anda menjalani proses ini dengan lebih baik dikutip covesia dari laman jobstreet:

1. Ketahui “kenapa”   

Wajib bagi anda untuk dengan jelas mengetahui alasan mengapa anda mengubah jalan karir anda di titik kehidupan anda ini. Seorang pemilik perusahaan pasti akan menanyakan tujuan anda berganti karir selama wawancara, karena hal ini bukanlah hal yang biasanya dilakukan sebagian besar orang di kelompok usia ini.

Oleh karenanya, penting bagi anda untuk memikirkan lebih jauh tentang motivasi utama anda dibalik keputusan anda mengejar jalan karir yang baru ini.

Mengetahui apa yang mengendalikan ambisi karir anda akan menambah meningkatkan kepercayaan diri anda dan rasa mantap dalam menetapkan tujuan anda yang akan membantu anda membuat kesan yang baik dalam wawancara ketika saatnya tiba nanti.

2. Siapkan dana cadangan anda 

Berganti jalan karir mungkin melibatkan adanya penurunan gaji atau paket keuntungan yang menurun dalam jangka pendek. Memang tidak pasti begitu, akan tetapi hal ini mungkin saja terjadi.

Untuk berjaga-jaga menghadapi adanya kemunduran finansial, hal terbaik adalah dengan menyiapkan dana cadangan sebagai jaminan anda untuk setidaknya enam bulan pertama.

Hal ini memastikan bahwa anda dapat mengejar karir baru anda tanpa adanya stress tambahan dalam hal finansial.

3. Mintalah bantuan

Jangan takut untuk meminta bantuan ketika anda membutuhkannya. Inilah saatnya untuk menggunakan jaringan profesional dan sosial anda dan memberitahukan bahwa anda sedang melakukan pergantian karir.

Mintalah rekomendasi personal untuk pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan kriteria Anda, dan konsultasilah dengan rekan anda jika mereka berpengalaman dalam bidang yang akan anda masuki.

Jika anda tidak mau bertanya, anda akan tersesat di tengah jalan. Anda akan terkejut mengetahui seberapa besar lingkaran sosial dan profesional Anda menjadi meluas.

4. Manfaatkan pengalaman dan ketrampilan anda

Pengalaman dan ketrampilan-ketrampilan anda termasuk pengalaman hidup anda menjadi ketrampilan-ketrampilan yang dapat ditularkan (transferable skills), jadi jangan membatasi diri anda sendiri pada apa yang sudah anda lakukan pada pekerjaan anda sebelumnya, walaupun kemampuan-kemampuan tersebut juga penting.

Pikirkan tentang kegiatan-kegiatan sosial atau komunitas yang anda berpartisipasi dengan aktif dan bagaimana cara ketrampilan-ketrampilan tersebut dapat menjadi relevan untuk jalan karir anda yang baru.

Anda mungkin sedikit lebih tua dari sebagian besar para kandidat lainnya, akan tetapi jika anda dapat membuktikan nilai pengalaman dan ketrampilan-ketrampilan anda dan menunjukkan pada pemilik perusahaan cara anda dapat berkontribusi pada organisasi, anda akan mendapatkan poin bonus melebihi para kandidat yang kurang berpengalaman.

Kedewasaan emosi dan reliabilitas sama pentingnya (atau bahkan lebih penting) bagi para pemilik perusahaan dibandingkan dengan kemahiran dalam teknologi terkini.

5. Percaya diri dan yakin 

Hal ini mungkin menjadi saran yang jelas, akan tetapi kepercayaan diri bahkan lebih penting daripada para kandidat yang dewasa, mengingat kompetisi yang harus anda jalani. Jika anda tidak percaya pada diri anda sendiri, bagaimana anda bisa berharap pemilik perusahaan untuk dapat mempercayai anda?

Jadi sementara anda mungkin merasa gugup tentang prospek terkalahkan oleh kandidat duapuluh tahunan yang lebih bersemangat dan energik, tenangkan diri anda karena nyatanya anda memiliki penawaran yang sama banyaknya dengan saingan anda yang jauh lebih muda tersebut. Ini hanyalah masalah bagaimana cara anda menjual diri anda dengan cara yang tepat.

6. Tetap relevan

Jika anda ingin mengalahkan usia, anda perlu membuktikan bahwa anda sama-sama relevan dengan para milenial dalam hal pengetahuan dan familiaritas dengan teknologi terkini dan tren yang relevan dengan pekerjaan anda.

Tidak ada alasan untuk tidak melakukan riset di hari dan era ini, dimana kita memiliki akses langsung untuk informasi. Terserah anda untuk membuktikan bahwa anda juga modern dan melek teknologi seperti halnya generasi yang lebih muda.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga