Peserta BPJS yang Penyakit Jantung Sudah Bisa Dilayani di RSAM Bukittinggi

Peserta BPJS yang Penyakit Jantung Sudah Bisa Dilayani di RSAM Bukittinggi Pemeriksaan pasien penyakit jantung di RSAM Bukittinggi (Foto: covesia/ debi)

Covesia.com - Berikan kemudahan bagi pasien panyakit jantung, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Achmad Mochtar yang ada di kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menghadirkan pelayanan pemeriksaan pasien penyakit jantung. 

Direktur RSAM Bukittinggi, dr Khairul said melalui Humas Mursalman Chaniago menuturkan pelayanan pemeriksaan penyakit jantung di RSAM Bukittinggi dibuka sejak 14 Oktober 2019 di ruang cath lab atau kateterisasi.

"Cath lab atau kateterisasi yang ada di Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukittinggi memberikan layanan pemeriksaan penyakit jantung untuk pasien peserta BPJS Kesehatan," kata Mursalman, Jumat (22/11/2019).

Ia menyebutkan fasilitas pelayanan penyakit jantung tersebut dihadirkan di RSAM Bukittinggi untuk memudahkan pelayanan bagi masyarakat khususnya pasien peserta BPJS Kesehatan karena sebelumnya jika ada pasien jantung yang datang pasien langsung dirujuk ke RSUP M Jamil Padang.

"Sebelumnya jika ada pasien penyakit jantung pihak rumah sakit langsung merujuk pasien itu ke RSUP M Djamil di Padang. Kini pelayanan penyakit itu telah hadir di RSAM Bukittinggi dan pasien tidak perlu lagi dirujuk ke Padang," terangnya. 

Sejak dibuka pada 14 Oktober 2019 lalu hingga saat sekarang pelayanan penyakit jantung di RSAM Bukittinggi telah mencapai 24 pasien baik itu pasien langsung dari IGD maupun dari Poli. 

"Layanan di cath lab dibuka setiap hari kerja didukung satu dokter spesialis jantung intervensi dan dua dokter spesialis jantung," sebutnya. 

Sementara itu, dokter spesialis jantung intervensi di RSAM, dr Trian Faesa mengatakan pelayanan kateterisasi untuk menentukan indikasi penyumbatan jantung dengan menggunakan alat pemeriksaan yang terbaik. 

"Alat kateterisasi ini dapat memberikan gambar yang lebih jelas demi kemudahan tindakan dokter dengan tingkat keberhasilan lebih tinggi. Serta detektor yang dirancang khusus untuk prosedur jantung dan lebih aman dari radiasi di banding mini cath lab," tuturnya. 

(deb/don) 



Berita Terkait

Baca Juga