Tak Melulu Menyedihkan, ini Manfaat Jadi Jomblo Bagi Kesehatan Mental

Tak Melulu Menyedihkan ini Manfaat Jadi Jomblo Bagi Kesehatan Mental ilustrasi foto: Pixabay

Covesia.com - Bagi yang beranggapan para jomblo dianggap tidak bahagia atau tidak laku, padahal nyatanya tidak demikian. Bila anda sudah lama melajang, kalau seperti kata aktris Emma Watson “self-partnered” dan sering diledek, jangan dimasukkan ke hati. Ada beberapa manfaat jomblo untuk kesehatan mental yang bisa anda dapat.

Apa pun alasannya, berstatus single tidak selamanya buruk dan menyedihkan. Jika dipikir-pikir lagi, tidak berpartner menyimpan banyak manfaat, baik fisik maupun mental.

Manfaat tersebut meliputi:

1. Lebih bebas

Meski tidak semua pasangan (menikah atau pacaran) punya sifat posesif, tetapi saat menjalin hubungan dengan seseorang pasti ada batasan-batasan tentang apa yang boleh dan tak boleh dilakukan.

“Menjadi single, anda bebas berteman dengan siapa saja dan melakukan apa saja yang diinginkan. Meski tak semua pasangan melarang, tetapi, kan, batasan dan aturan itu akan muncul dari diri sendiri,” dikutip covesia dari Ikhsan Bella Persada, M.Psi, psikolog dari KlikDokter.

“Karenanya, nikmatilah masa sendiri anda sebelum batasan-batasan tersebut ‘membentengi’ kehidupan anda,” lanjutnya.

Hubungan terbaik yang anda miliki adalah dengan diri sendiri. Jadi single memberikan kesempatan berharga untuk lebih mengenal diri anda sendiri, apa yang disukai atau tidak, menerima kelebihan, kekurangan, atau keunikan diri, mendalami hobi atau aktivitas yang sudah lama ingin dicoba, dan lain sebagainya. Nikmatilah kebebasan ini!

2. Kesempatan untuk punya teman lebih banyak

Kalau sudah berpasangan, biasanya kehidupan sosial jadi tak ‘seaktif’ waktu masih jomblo. Gunakan masa-masa sendiri untuk memperbanyak teman, melakukan networking, atau menghabiskan waktu dengan keluarga.

Menurut Ikhsan, para jomblo bisa membina hubungan yang baik dengan teman, tetangga, maupun keluarga. Bila dibandingkan dengan pasangan yang sudah menikah, para jomblo umumnya memiliki teman yang lebih banyak.

3. Stres keuangan berkurang

Coba bandingkan dengan pengeluaran saat punya pasangan, tentu ada perbedaan yang cukup signifikan. Kalau biasanya uang sering dipakai untuk beraktivitas dengan pasangan, kalau jomblo bisa menggunakan uang tersebut untuk menabung, traveling, dan lain-lain.

“Jika dilihat dari segi kesehatan dan kejiwaan, adanya utang dan tunggakan bisa memicu penyakit jantung, stroke, hipertensi, depresi, insomnia, cemas, dan rasa khawatir yang berlebihan,” kata Ikhsan.

4. Punya waktu untuk diri sendiri

Para jomblo punya waktu lebih banyak untuk melakukan evaluasi dan introspeksi diri. Dengan begitu, anda perlahan bisa mengubah diri menjadi lebih baik atau lebih sehat. Misalnya dengan mencoba ikut kelas olahraga, menerapkan pola makan sehat, dan lain-lain.

Studi menemukan bahwa mereka yang masih lajang cenderung lebih sehat dibandingkan dengan orang-orang yang sudah menikah. Mereka yang jomblo dan belum menikah lebih sering berolahraga tiap minggunya.

Wanita lajang juga ditemukan memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah, begitu juga dengan risiko yang terkait dengan merokok dan konsumsi alkohol dibandingkan dengan wanita yang menikah. Ini tertuang dalam studi yang dipublikasikan di “Journal of Women’s Health” tahun 2017.

Selain itu, menurut studi dalam “Journal of Marriage and Family” menemukan bahwa pria yang sudah bertahun-tahun melajang kemungkinannya lebih kecil untuk terkena penyakit hati daripada mereka yang menikah.

Punya waktu untuk diri sendiri juga berguna bagi kesehatan mental karena anda bisa membahagiakan diri sendiri tanpa harus ‘diganggu’ dengan urusan pasangan. Carilah kegiatan yang menyenangkan seperti berbelanja, menonton film, traveling, memasak, olahraga, atau hanya sekadar menghabiskan waktu di rumah.

Baik single maupun tidak, sebenarnya dua status tersebut sama-sama punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bila anda sudah lama melajang dan merasa diri tak laku, Ikhsan menyarankan anda untuk mengevaluasi diri.

“Tanyakan kepada diri sendiri apakah anda terlalu pemilih, kriteria terlalu tinggi, dan sebagainya. Jika ya, coba turunkan sedikit ego anda, jadilah lebih terbuka dan tampil lebih percaya diri. Faktanya, ada saja, kok, orang yang ingin dekat dengan anda,” ujar Ikhsan.

Menjadi single memberi anda akses untuk fokus pada hal-hal tersebut. Memiliki kepercayaan dan kesadaran diri yang baik akan berdampak pada semua jenis hubungan yang anda bangun, tak hanya hubungan romantis.

Contoh di atas hanya secuil dari berbagai manfaat jomblo untuk kesehatan mental. Relationship terbaik bisa terwujud jika anda memiliki pemahaman yang tentang apa yang anda butuhkan, inginkan, dan nilai-nilai yang dianut.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga