Miss Universe Myanmar 2019 Mengaku Penyuka Sesama Jenis

Miss Universe Myanmar 2019 Mengaku Penyuka Sesama Jenis Zozibini Tunzi

Covesia.com - Kemeriahan perhelatan Miss Universe 2019 tak berakhir begitu saja. Selain terpilihnya Zozibini Tunzi dari Afrika Selatan sebagai Miss Universe 2019 dan fakta terbaru jika perwakilan Indonesia, Frederika Cull berhasil masuk 10 besar, masih ada kisah menarik lain dari kontes kecantikan ini.

Dilansir dari laman People, Miss Universe Myanmar 2019, Swe Zin Htet memberikan pernyataan yang cukup mengejutkan kepada publik.

Beberapa hari sebelum final, ia mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang penyuka sesama jenis.

Melalui sebuah blog Missology pada tanggal 29 November 2019 lalu, wanita 20 tahun itu mengungkapkan mulai menyadari orientasi seksualnya sejak berusia sekitar 15-16 tahun.

Dengan pengakuannya tersebut, ia menjadi finalis pertama dalam sejarah Miss Universe yang mengakui secara terbuka bahwa dirinya adalah penyuka sesama jenis.

Ia berharap, pengakuannya itu akan membawa pengaruh pada kondisi di negaranya.

"Aku punya platform, bila aku mengaku bahwa diriku adalah seorang lesbian, ini akan membawa dampak besar bagi komunitas LGBTQ di Burma," ungkapnya.

Dia bilang, hingga kini LGBTQ masih memiliki cap buruk di negara asalnya.

"Hal yang sulit adalah, di Burma, kaum LGBTQ tak diterima. Mereka dipandang rendah oleh orang dan menjadi sasaran diskriminasi," lanjutnya.

Sebelum Swe Zin Htet mengungkap orientasi seksualnya, tak banyak yang tahu bahwa ia menyukai sesama jenis. Selain itu, hanya orang terdekatnya juga yang tahu bahwa ia telah tiga tahun menjalin hubungan asmara dengan penyanyi di negaranya yang bernama Gae Gae.

Dengan mengungkapkan orientasi seksualnya ini, ia berharap bisa melakukan perubahan, terutama di negaranya. Miss Universe Myanmar 2019 ini ingin negaranya terbuka dengan LGBTQ.

(lif/dtc)

Berita Terkait

Baca Juga