Jajaki Kerjasama, KPU Padang Gandeng Jurusan Sosiologi UNP

Jajaki Kerjasama KPU Padang Gandeng Jurusan Sosiologi UNP

Covesia.com - Ketua KPU Padang yang dipimpin oleh Riski Eka Putra dan salah seorang komisioner, Atika Triana mengunjungi Jurusan Sosiologi, FIS UNP, Kamis (31/10/2019). 

Kunjungan dilakukan dalam rangka sosialisasi program KPU dan penjajajakan kerjasama, baik pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat. Kunjungan disambut langsung oleh Ketua Jurusan Sosiologi, FIS UNP, Eka Vidya Putra. 

Dalam dialog interaktif yang juga dihadiri oleh dosen senior Emizal Amri dibicarakan tentang sosialisasi program KPU Padang ke depan dan pembicaraan penjajakan kerjasama antara KPU Padang dengan Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang. 

Penjajakan kerjasama diharapkan meliputi perancangan kurikulum pendidikan pemilih, baik secara individual maupun yang terintegrasi dengan program di sekolah. 

Tawaran program ini langsung disambut positif oleh Ketua jurusan Sosiologi sembari memaparkan data bahwa di kalangan dosen juga sudah ada hasil penelitian yang menyorot perilaku preferensi pemilih dalam Pemilu/Pilkada, serta tinjauan sosiologis dari fenomena dan ekses Pemilu, dengan demikian penyusunan modul pendidikan pemilih sudah memiliki pedoman dan referensi ilmiah, tinggal dirancang lebih serius.

Dia menambahkan, di jurusan Sosiologi sudah ada beberapa pusat kajian yang fokus di bidang sosiologi politik, jurnal socius dan pengabdian masyarakat di bidang sosialisasi partisipasi politik dan Kepemiluan. 

“Tentunya kami antusias dan potensi kerjasama sangat besar dan harus menjurus ke aksi,” ujar Eka. 

Sementara Ketua KPU Padang juga memaparkan tentang eksistensi Rumah Pintar Pemilu (RPP) dan menawarkan pengisian program-program diskusi di RPP oleh dosen dan mahasiswa Sosiologi UNP. 

Ketua KPU Padang menyatakan, peran kampus dan akademisi terutama dari perspektif Sosiologi sangat diharapkan oleh KPU Padang, apalagi mengingat tujuan berdirinya RPP adalah meningkatkan partisipasi pemilih baik secara kualitas maupun kuantitas dalam seluruh penyelenggaraan Pemilu serta menjadi pusat informasi kepemiluan. 

“Kita yakin UNP memiliki potensi SDM yang besar untuk menyumbangkan analisis dan perspektif keilmuannya, terutama Sosiologi karena tupoksi KPU selalu bersentuhan dengan masyarakat,” demikian Riski. 

(lif)


Komentar