Gerakan ''Merdeka Belajar Kampus Merdeka'' di UNP Diluncurkan

Gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di UNP Diluncurkan

Covesia.com - Dirjen pendidikan tinggi Kemendikbud RI, Prof Nizam meluncurkan gerakan "merdeka belajar kampus merdeka" di Universitas Negeri Padang. 

"Kita memberi ruang kreatif bagi dosen, perguruan tinggi, mahasiswa untuk berkreasi dan menemukan passion, kompetensi, mendata dan menyiapkan diri untuk langkah yang diambil nya setelahnya," ungkap Prof Nizam kepada awak media, Kamis (5/3/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan dengan adanya gerakan ini mahasiswa akan tau dn terarah, apakah menjadi peneliti, guru yang baik. Aktivis sosial pekerja industri, karena sudah dipersiapkan dari awal. 

"Jadi di kampus tidak hanya belajar teori, apa rencana masa depan itu diciptakan saat mereka ada di perguruan tinggi," tutur Nizam. 

Ditambahkan Nizam, kampus harus menfasilitasi itu supaya kesempatan berkarya terbuka bagi mahasiswa." Salah satu contohnya KKN, selama ini kan hanya 2 bulan KKN jadi sekarang 6 bulan, sehingga bisa lebih nyata dan konkrit program nya," paparnya. 

Sementara itu, Rektor UNP, Ganefri mengatakan bahwa pencanngan hari ini menandakan bahwa Universitas Negeri Padang siap mengimplementasikan Merdeka belajar Dan kampus Merdeka." Artinya, kita memberi ruang dan kebebasan kepada mahasiswa menambahkan kompetensinya di luar prodi yang ia ambil," ujarnya. 

Ganefri menambahkan program ini akan dimulai Juli - Desember 2020. 

"Kita saling mengisi dengan Universitas lain. Semester yang bisa mengambil ini ya bebas dan space itu kita sediakan. 5 semester dirumuskan kornya. Namun, ini hanya pilihan tidak wajib bagi semua mahasiswa," terangnya. 

Tak hanya demikian, kebijakan kampus mereka dan Merdeka belajar Ini akan berdampak pada kualiatas UNP. 

"Untuk menunjang kampus Merdeka UNP bekerja sama dengan dunia usaha /industri. Ada 8 kerja Praktek yang bisa dilakukan dari pengembngan wirausaha, star up bisnis Dan lainnya sesuai standard yang ditentukan untuk berinovasi dalam mengikuti perkembangan teknologi," terangnya. 

Ditambahkan Ganefri ada 15 industri yang mau bekerja sama dan hari ini dilakukan MoU dengan ke 15 industri tersebut. Antaranya, Semen Padang, Telekom Indonesia, kumango jantan, ruangguru, sejumlah hotel ternama di Padang dan lainnya.

(ila)

Komentar