Kabut Asap di Sumbar Sudah Tidak Sehat

Akibat kabut asap yang semakin tebal, kualitas udara di sejumlah daerah di Sumatera Barat mulai memburuk dan masuk dalam kategori tidak sehat. Asap yang menyelemuti Sumbar beberapa hari ini merupakan akibat dari kebakaran hutan dan lahan di Jambi dan Sumatera Selatan.

Kepala Seksi Observasi GAW Bukik Koto Tabang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Budi Satria, mengatakan, jumlah titik api yang terpantau di Jambi dan Sumetera Selatan masih banyak. Berdasarkan pantauan GAW, tingkat konsentrasi aerosol atau partikel debu (PM10) terutama di Bukittinggi mencapai 310 mikrogram per meter kubik, yang berarti dalam kategori tidak sehat.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password