Sempat Mangkir, Zulkifli Hasan Penuhi Panggilan KPK

Jakarta – Setelah melakukan penjadwalan ulang, akhirnya Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau kepada Kementerian Kehutanan tahun 2014. Pemeriksaan Zulkifli juga berkaitan dengan tersangka Gubernur Riau non aktif Annas Maamun.

Zulkifli Hasan tiba di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan sekitar pukul 10.00 WIB. Tak banyak komentar yang dilontarkannya kepada awak media.

“Saya diperiksa sebagai saksi gubernur Riau Annas Maamun,” kata Zulkifli.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu seharusnya diperiksa KPK, Senin (10/11). Namun Zulkifli berhalangan hadir memenuhi panggilan penyidik itu.

“Harusnya kemarin, tapi saya ada kegiatan lain. Ya, menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan. Siangnya, acara final cerdas cermat di MPR bersama Wapers jadi saya datang pagi ini,” imbuhnya.

KPK sebelumnya pernah memeriksa Zulkifli Hasan terkait penyidikan kasus dugaan suap alih kawasan hutan di Bogor. Kasus ini, Zulkifli juga diperiksa sebagai saksi atas tersangka Bupati Bogor non aktif Rachmat Yasin. Usai pemeriksaan saat itu, Zulkifli Hasan enggan berkomentar kepada wartawan.

Diketahui, Annas diduga menerima suap dari pengusaha Gulat Medali Emas Manurung. Diduga, pemberian suap dilakukan agar status hutan tanaman industri (HTI) seluas 140 hektar di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, diubah menjadi area peruntukan lainnya.

KPK juga menetapkan Gulat sebagai tersangka. Penetapan keduanya sebagai tersangka berawal dari operasi tangkap tangan di Perumahan Citra Grand, Cibubur, Jakarta, Kamis (25/9) lalu. (hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen + eighteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password