MBI: Kolom Agama di KTP Sebuah Diskriminasi

Padang – Polemik pengosongan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) terus menuai pro dan kontra. Ada pihak yang setuju adanya kolom untuk menyelipkan agama, ada juga yang menganggap hal itu sebagai pelanggaran konstitusi dan sebagainya.

Terkait hal tersebut Pengurus Daerah Ketua Wihara Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Provinsi Sumatera Barat, Romo Sudharma SL menilai kolom agama pada KTP sebuah bentuk diskriminasi.

Dikatakan, sebenarnya tidak terlalu menjadi persoalan hanya saja tergantung pada diri masing-masing karena urgensinya tidak ada.

“Pencantuman kolom agama pada KTP membuat perlakuan diskriminasi yang semakin bertambah, karena ada kalangan-kalangan tertentu yang mempersoalkan kolom agama pada KTP.” ujar Sudarma kepada Covesia.com, Selasa (11/11/2014).

Menurut dia, dengan adanya kolom agama di KTP akan berakibat pada tindakan diskriminasi yang berimbas kepada banyak persoalan. Contohnya, dengan adanya pencatuman agama bisa jadi di rumah sakit tertentu akan mendiskreditkan pemeluk agama tertentu.

“Misalkan ada rumah sakit yang berlabel agama, nah ketika ada yang berobat bergama lain dikhawatirkan adanya diskriminasi,”jelasnya. (def/lif)

0 Comments

Leave a Comment

one × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password