Pasar Internasional, Jajaki 50 Produk Lokal Indonesia

Batam – Program Satu Desa Satu Produk (One Village One Product/OVOP) di seluruh Indonesia binaan Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah telah berhasil memasuki pasar internasional.

Deputi Pengkajian Sumber Daya KUMK Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring, dalam sosialisasi potensi unggulan OVOP di Batam Kepulauan Riau, Selasa (11/11/2014),mengatakan saat ini,lebih dari 50 produk “Dari 100 SDSP/ OVOP,yang telah terdata.

Ia mengatakan pengelolaan dan pemasaran barang yang dihasilkan OVOP bekerjasama dengan lembaga dari Taiwan, Korea Trade-Investment Promotion Agency (Kotra), dan mini market Lotte dan Q10, sehingga bisa langsung “go international”.

Di antara 50 OVOP yang dinilai berhasil antara lainnya, budi daya dan pengembangan produk asparagus di Bali, bawang merah dan bawang goreng di Sulawesi Tengah, dan lidah buaya di Kalimantan.

Olahan asparagus, bawang merah goreng dan lidah buaya sudah berhasil menembus pasar internasional, baik melalui pasar langsung maupun e-commerce.(ant/jmb)

0 Comments

Leave a Comment

18 + 6 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password