Pertamina Desak Polisi Tindak Pelaku Penimbun BBM

Tangerang – PT Pertamina (Persero) mendesak polisi untuk menindak para pelaku penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar terutama yang berada di Pantura Jawa karena dianggap berdampak terhadap kebutuhan para nelayan.

“Bila memang ada pembeli solar dalam jumlah banyak dan dicurigai, diharapkan polisi memberikan sanksi hukum,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Hanung Budya di Tangerang, Banten, Selasa (11/11/2014).

Hanung mengatakan masalah tersebut di sela-sela kunjungan ke Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

SPDN Tanjung Pasir merupakan penyalur BBM yang dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Dharma kerjasama dengan PT Pertamina, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemkab Tangerang sejak tahun 2007.

Setiap hari SPDN itu menyalurkan sekitar 2.000 hingga 3.000 liter solar kepada para anggota KUD yang mayoritas adalah nelayan di pesisir pantai Tangerang.

Menurut dia, untuk menindak pelaku penimbun BBM merupakan ranah kepolisian dan pihaknya juga akan memberikan saksi kepada penyalur bila ada laporan polisi dengan cara menghentikan operasi penjualan selama dua bulan.

Pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada pembeli solar bersubsidi dalam jumlah banyak apalagi yang mengarah kepada penimbunan supaya dapat ditindak. Namun pihaknya siap memperbanyak SPDN “Transportable” untuk memberikan kemudahan akses dan kepastian pasokan BBM bagi nelayan yang berhak mendapatkan BBM bersubsidi.

Sementara itu, hingga Oktober 2014, Pertamina, katanya, sudah menyalurkan premium dan solar bersubsidi untuk nelayan sekitar 1,5 juta kilo liter (KL). Selama ini para nelayan mendapatkan pasokan dari 1.277 unit penyalur berupa SPDN, Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Bunker, SPBU, APMS serta TBBM.

Hanung menambahkan pihaknya menyediakan sebanyak 10 unit SPDN “Transportable” dengan mengunakan mobil tangki kapasitas 10 KL di Pantura Jawa tahun ini sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan bagi nelayan untuk mendapatkan BBM.

Pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mengunakan kartu BBM khusus nelayan, maka dengan satu kartu dapat memanfaatkan BBM bersubsidi. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

six − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password