Ombudsman: Belum Ada Laporan Terkait Maladministrasi Perekrutan Asisten Ahli KI Sumbar

Covesia.com – Kepala Ombudsman Perwakilan Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) Yefri Heriani mengatakan sampai hari ini belum ada laporan terkait maladministrasi perekrutan asisten tenaga ahli Komisi Informasi Sumbar.

“Belum ada laporan terkait hal itu, biasanya jika masuk laporan maladministrasi, Ombudsman selalu memprosesnya. Mungkin dari pihak Kominfo telah menyelesaikan ke peserta jadi mereka tak jadi melapor,” ungkap Yefri saat dihubungi Covesia.com, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Tanggapan Pansel Perihal Keluhan Peserta Ujian Calon Asisten Ahli KI Sumbar

Menanggapi perihal jaringan yang membuat peserta keluar masuk di aplikasi saat ujian, Yefri menyarankan siapapun yang melakukan perekrutan harus tahu strateginya. 

“Apalagi jika menggunakan aplikasi dan jaringan internet, penyelenggara harus mengantisipasi kejadian hilang (jaringan) siang itu,” jelasnya.

Jika ada 2000 peserta yang akan ujian selayaknya ada penanggungjawab untuk peserta hingga haknya tidak hilang, sebut Yefri. 

“Kalau ada 2000 peserta yang mendaftar, (setidaknya) ada 20 orang yang mengatur atau mengendalikan. Jadi panitia harus ada ‘plan A’ dan ‘plan B’,” tambah Yefri. 

Sehubungan dengan pengumuman hasil, lanjut Yefri, seharusnya penyelenggara rekruitmen menjelaskan di awal. Berapa orang yang akan diterima dan bagaimana spesifikasinya, agar tak terjadi kesalahpahaman. 

Lihat juga: [INFOGRAFIS] Menyoal Transparansi Seleksi Tenaga Asisten Ahli KI Sumbar

“Jika peserta kecewa karena ketidakmampuan mereka mencapai target lembaga, ya tidak masalah. Tapi kalau kecewa dengan proses seleksi yang tidak transparan atau ‘human error’ peserta berhak menyampaikan keluhannya,” katanya.  

Dan jika ada bukti maladministrasi Ombudsman siap membantu, pungkas Yefri. 

(ila)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password