Setelah 10 Hari, Akhirnya Semburan Gas Lumpur di Ponpes Al-Ihsan Berhenti

Covesia.com – Semburan gas bercampur lumpur yang merusak Pondok Pesantren Al-Ihsan, Pekanbaru, Riau, sudah berhenti. Sembura itu berhenti secara alami setelah 10 hari terakhir.

Pada Sabtu (13/2/2021), tim gabungan dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau dan perusahaan gas EMP Bentu berupaya untuk menutup lubang bekas semburan. 

Sejumlah alat berat sudah berada di lokasi dan pekerja lapangan sudah memasang batang-batang besi di bibir lubang.

Kepala Dinas ESDM Riau Indra Agus Lukman mengatakan, teknis penutupan lubang akan menggunakan alat berat yang mengalirkan air ke dalam lubang tersebut untuk mengeluarkan lumpur yang tersisa. 

Apabila tekanan dari dalam lubang sangat rendah, proses akan dilanjutkan dengan langsung menutup lubang dengan semen.

“Namun, apabila masih ada tekanan dari dalam lubang, akan diinjeksi dengan lumpur panas dengan alat berat,” katanya.

Sebelumnya pada 4 Februari 2021, terjadi semburan gas bercampur lumpur hingga ketinggian sekitar 15 meter. Peristiwa itu terjadi ketika pengerjaan mencari sumber air dengan proses sumur bor. 

Saat proses penggalian mencapai kedalaman sekitar 119 meter, gas muncul ke permukaan dan sehari setelahnya turut memuntahkan material lumpur dan pasir yang terlontar hingga radius 200 meter dari titik semburan.

Setelah 10 hari berselang, lumpur di sekitar kompleks pondok pesantren kini mulai mengering. Titik semburan menyisakan lubang menganga yang ukuran garis tengahnya berdasarkan data tim gabungan mencapai enam meter. (Ant)

0 Comments

Leave a Comment

16 + 10 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password