Terkait Kasus Penganiayaan Mahasiswa STAIN, LBH Desak Kapolresta Bukittinggi Usut Tuntas

Padang – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Sumatra Barat mendesak Kepolresta Bukittinggi untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Satlantas kepada mahasiswa STAIN Bukittinggi.

“Kita sarankan korban agar segera melaporkan ke bagian propam untuk masalah kode etik, dan ke Reserse Kriminal (Reskrim) untuk tindak kekerasannya,”ujar Direktur LBH Padang, Vino Oktavia, kepada Covesia.com, Selasa (11/11/2014).

Menurut dia, tindakan kekerasan yang dilakukan oknum polisi tersebut tidak bisa ditolerir dan harus diusut sesuai aturan hukum.

Meskipun mahasiswa itu melanggar aturan lalu lintas, ujar Vino, tidak sewajarnya terjadi main hajar menghajar. Karena setiap pelanggaran ada aturannya, bukan berarti main hakim sendiri.

“Ini perbuatan yang sangat tercela, ditengah adanya komitmen polri untuk menegakkan aturan dengan baik, masih saja ada oknum yang melanggar aturan,”ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya seorang mahasiswa STAIN Bukitinggi bernama Bayu (20) dipukuli oleh oknum Satlantas Polresta Bukittinggi Selasa (11/11/2014) pukul 09.00 WIB. Kejadian tersebut bermula ketika Bayu melakukan pelanggaran lalu lintas, sempat terjadi percekcokan sehingga berujung tindak kekerasan.

Akibat peristiwa itu korban mengalami luka memar disekujur tubuhnya dengan celana robek. Sesaat setelah kejadian korban Bayu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani proses. (lif)

0 Comments

Leave a Comment

7 + 20 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password