Solusi Krisis Nuklir Iran, Pembicaraan Tiga Pihak Berat dan Serius

Washington – Pembicaraan tiga-pihak mengenai program nuklir Iran, di Ibu Kota Oman, Muscat, berlangsung secara berat, langsung dan serius, lapor Reuters yang dikutip Antara dan dilansir Covesia.com, Selasa (11/11/2014).

“Para perunding masih sangat memusatkan perhatian untuk mencapai kemajuan dan melihat apakah kami dapat mencapai kesepakatan sebelum tenggat”, kata wanita Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Jen Psaki, dalam satu taklimat. Ia menambahkan, “Masih ada waktu untuk melakukan itu,” kata dia.

Pertemuan dua-hari tersebut, yang dihadiri Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad-Javad Zarif, dan Utusan Uni Eropa, Catherine Ashton, dilakukan cuma dua pekan sebelum tenggat 24 November bagi kesepakatan menyeluruh mengenai program nuklir kontroversial Iran.

Setelah pertemuan itu, seorang pejabat Iran mengatakan kepada wartawan sedikit kemajuan dicapai dalam pembicaraan tersebut, dan jurang pemisah masih ada mengenai masalah inti.

Psaki mengatakan direktur polisik akan terus bertemu di Oman untuk waktu yang belum ditentukan sebelum diselenggarakannya babak baru pertemuan pekan depan di Eropa.

Iran dan kelompok P5+1 –AS, Inggris, Prancis, Rusia, China, ditambah Jerman, pada Juli sepakat untuk memperpanjang pembicaraan nuklir selama empat bulan lalgi sampai 24 November, setelah gagal mempersembit juran pemisah mengenai masalah inti selama perundingan enam bulan sebelumnya.

Sanksi Barat terhadap Iran dan kemampuan pengayaan uranium di negeri itu sekarang menjadi dua masalah penting bagi perundingan yang sulit. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

ten + 11 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password