Kasus Simulator SIM, Brigjend Didik Resmi Ditahan KPK

Jakarta – Setelah menjalani pemeriksaan panjang, Brigjen Didik Purnomo resmi memakai rompi orange milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (11/11).

Mantan Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Wakorlantas) Polri itu ditahan KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM pada Korlantas Polri tahun 2012.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Didik sebagai tersangka bersamaan dengan atasannya Irjen Djoko Susilo. Hanya saja baru saat ini dilakukan penahanan.

KPK menempatkan Didik di rumah tahanan yang berada di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Saat keluar dari gedung KPK, Didik Purnomo lebih banyak tersenyum tanpa berkomentar.

Dia bergegas masuk ke mobil tahanan KPK dan mengabaikan pertanyaan wartawan. Begitupun dengan KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penahanan Didik Purnomo.

Diketahui, Didik telah ditetapkan sejak 1 Agustus 2012 lalu. Selama dua tahun menjadi tersangka ia sudah beberapa kali diperiksa penyidik tanpa ditahan. Penetapan Didik sebagai tersangka dilakukan bersamaan dengan atasannya saat itu, Kakorlantas Irjen
Djoko Susilo yang sudah menjadi terpidana. Djoko telah divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan tipikor, Jakarta.

Didik ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang
mengakibatkan kerugian negara terkait proyek simulator SIM. Perbuatan itu diduga dilakukan Didik bersama-sama dengan Djoko, Direktur PT Inovasi
Teknologi Indonesia (PT ITI) Sukotjo S Bambang, dan Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi
Susanto. (hat/lif)

0 Comments

Leave a Comment

two × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password