Sadis, Dukun IS Habisi Empat Korban dengan Sianida

Sadis Dukun IS Habisi Empat Korban dengan Sianida ( Foto: detikcom)

Covesia.com - Kasus pembunuhan berantai yang menewaskan empat korban di Magelang direkonstruksi. Terungkap bagaimana cara dukun IS meracik racun sianida yang kemudian disuruh minum kepada para korbannya.

Rekonstruksi ini digelar di Mako Dalmas Polres Magelang, Kamis (25/11) total ada 47 adegan yang diperagakan. Lokasi rekonstruksi ini didesain mirip dengan rumah tersangka di Dusun Karangtengah, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jateng.

"Adegan rekonstruksi ini sejumlah 47, ini untuk tiga kasus kejadian di tahun 2020 sebanyak dua kasus dan di tahun 2021 satu kasus. Ada tiga kasus dan jumlah korban empat orang," kata kata Kapolres Magelang Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun kepada wartawan, Kamis (25/11/2021).

"Ini difokuskan yang terakhir yang barusan kita ungkap, untuk yang pertama dan kedua masih kita persiapkan," sambung Sajarod.

Aksi tersangka mencampur sianida itu tergambar pada adegan ke-10. "Adegan ke-10 tersangka mencampur potas," kata Kasat Reskrim Polres Magelang AKP M Alfan di lokasi yang sama.

Di kesempatan yang sama, jaksa penuntut umum dari Kejari Kabupaten Magelang, Tata Hendrata, mengatakan dalam rekonstruksi ini tergambarkan secara jelas dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan diawali dengan membeli bahan potas.

"Dari rekonstruksi yang kita lihat sudah tergambar jelas dugaan pembunuhan berencana dari tersangka membeli bahan potas di toko. Terus tersangka meracik minuman yang berisi potas tersebut," kata Tata.

Tata menyebut tersangka meracik potas itu di ruang tengah rumahnya. "Pas dia di ruang tengah. Tergambarkan serangkaian mulai dari dia beli bahan potas," ujarnya.

Diberitakan, dukun di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berinisial IS (57) tega menghabisi nyawa empat orang pasiennya. Para korban racun maut dukun tersebut berinisial L (31), W (38), S (63), dan M (52).

M merupakan korban pertama dukun IS pada Mei 2020 lalu, yang semula sempat diduga meninggal Covid-19. M pun dimakamkan dengan protokol kesehatan dan belakangan terungkap menjadi korban racun maut dukun IS.

(dnq)

Berita Terkait

Baca Juga