Awalnya Diduga Maling, Ini Kronologis Penangkapan Terduga Teroris di Jambu Aia-Agam

Ilustrasi penangkapan terduga jaringan teroris di Jawa Timur, beberapa waktu yang lalu (Foto: dok.humas polri)

Covesia.com – Penangkapan terduga teroris di jorong Jambua Aia, nagari Taluak IV Suku, kecamatan Banuhampu, kabupaten Agam-Sumbar cukup mengejutkan warga sekitar.

Pasalnya, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri awalnya diduga maling oleh warga sekitar karena gerak-gerik yang mencurigakan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Covesia.com di lapangan, awalnya ada empat orang polisi yang berpakaian preman berdiri dari dua sisi jalan Jambu Aia dengan menggunakan dua sepeda motor dan satu mobil yang berdiri berjauhan dari lokasi penangkapan.

Usai target keluar dari Mesjid, tim langsung menangkap terduga dan memasukannya ke dalam mobil.

Warga sempat mendengar adanya teriakan, ntah itu dari warga yang menyaksikan penangkapan atau dari target yang telah ditangkap. Karena sebelum ditangkap target sempat ditindih oleh 4 orang polisi sebelum dimasukan ke dalam mobil.

Karena adanya keramaian dan suara teriakan salah satu dari polisi sempat mengeluarkan senjata api dengan kode bahwa mereka adalah polisi dan menyuruh warga yang ada di sekitar untuk bubar kembali ke rumah masing-masing.

Menurut warga, terduga dalam keseharian merupakan orang yang baik dan taat ibadah. Pria yang diketahui berusia 40 tahun itu berprofesi sebagai penjual herbal dan bekam.

(deb/don)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password